31 May 2022

Definisi financial technology erat kaitannya dengan pinjaman online. Jenis pinjaman yang sering disingkat dengan fintech ini sudah cukup melekat dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Hal itu yang membuat financial technology di Indonesia terus berkembang.
Untuk itu di sini akan dibahas mengenai definisi financial technology, manfaat, dan jenis layanannya.
Baca juga: Mengenal Fintech Lending: Cara Aman Jadi Lender dan Borrower
Definisi fintech menurut OJK adalah sebuah layanan yang hadir pada jasa keuangan yang pelaksanaannya menggunakan kecanggihan teknologi. Produk fintech memiliki sistem yang diciptakan sendiri untuk melancarkan proses transaksi jasa keuangan.
Intinya financial technology adalah jasa keuangan yang hadir mengandalkan teknologi. Fintech bisa berkembang dengan baik karena masyarakat yang bisa menyesuaikan diri dengan teknologi terbaru.
Sejarah fintech di Indonesia berawal pada tahun 2006, tapi pada saat itu karena teknologi belum berkembang seperti sekarang, keberadaannya masih belum diketahui secara luas.
Fintech di Indonesia muncul dari kebutuhan masyarakat yang tidak terpenuhi dengan baik, contohnya adalah mendapatkan pinjaman dalam jumlah kecil sesuai kebutuhan. Hingga pada tahun 2015, Asosiasi Fintech Indonesia pertama kali berdiri, dan keberadaan fintech semakin dikenal.
Perkembangan fintech hadir dalam bentuk fintech syariah di tahun 2017. Hal tersebut pun membuat lahirnya Asosiasi Fintech Syariah Indonesia.
Di tahun 2022, fintech legal Indonesia jumlahnya ada 102. Potensi bertambahnya daftar fintech OJK akan terus ada ke depannya.
Kehadiran fintech di Indonesia membuat pemerintah mengeluarkan sejumlah aturan untuk menjamin lingkungan fintech yang sehat dan bermanfaat bagi masyarakat. Ini dia dasar hukumnya.
Walaupun ada kasus masyarakat yang terlilit utang fintech, tapi tidak dipungkiri sebenarnya kehadiran fintech berdampak besar bagi kehidupan mereka. Ini dia manfaatnya.
Anda yang milenial apakah merasakan perbedaan yang nyata dulu dan sekarang dalam masalah pembayaran? Misalnya, dulu ketika ingin membayar tagihan harian Anda harus mendatangi kantornya dulu.
Lain halnya dengan sekarang, Anda tinggal melakukan pembayaran tagihan lewat fintech. Anda tidak perlu mendatangi kantornya yang jauh dari rumah Anda. Cara kerja fintech yang mudah membuat penggunaan fintech sekarang jadi luas.
Fungsi fintech yang lainnya adalah membuat pilihan akses pendanaan jadi bertambah. Anda yang membutuhkan dana untuk keperluan konsumtif dalam jumlah cenderung kecil bisa melakukan pinjaman pada fintech. Pembayarannya pun cepat.
Untuk Anda yang gagal terus melakukan pinjaman di bank karena usaha tidak masuk kriteria, bisa melakukan pinjaman di P2P lending yang syaratnya lebih ringan.
Hal ini membuat kegiatan sehari-hari Anda tidak lagi tersendat. Uang bisa tersedia dalam waktu singkat sesuai yang dibutuhkan.
Inklusi keuangan adalah keadaan ketika seluruh lapisan masyarakat bisa memanfaatkan layanan keuangan yang tersedia. Contohnya adalah pelaku UMKM yang sekarang dipermudah dalam melakukan pinjaman usaha. Mereka bisa mendapatkan pinjaman yang pembayarannya sesuai dengan kemampuan.
Fintech tidak hanya untuk kalangan tertentu, tapi berbagai kalangan masyarakat boleh memanfaatkannya.
Dari berbagai manfaat yang dimiliki fintech, membuat mobilisasi masyarakat kian meningkat dan cepat. Masyarakat pun jadi lebih produktif dan kualitas hidupnya semakin bertambah. Tidak lagi kerepotan untuk mencari layanan finansial.
Tentunya ketika kualitas hidup masyarakat meningkat, perekonomian Indonesia pun akan semakin bertumbuh ke arah yang positif. Ini adalah hal yang tentu ingin dirasakan oleh masyarakat Indonesia bersama-sama.
Jenis-jenis fintech di Indonesia ada banyak ragamnya. Ini dia contoh financial technology di sekitar Anda.
Peer-to-peer (P2P) lending adalah jenis fintech yang saat ini diandalkan masyarakat untuk pinjaman dan pendanaan menguntungkan. Jadi bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM dan masyarakat yang ingin mengembangkan dana.
Contoh peer-to-peer lending Indonesia adalah Modal Rakyat. Di sini Anda bisa melakukan pinjaman dan pendanaan.
Pelaku usaha bisa memanfaatkan Modal Rakyat untuk memperoleh pinjaman dari Rp500 ribu sampai yang terbesar Rp2 miliar. Bunga yang ditentukan pun kompetitif.
Sementara itu kalangan masyarakat mana pun bisa mengandalkan Modal Rakyat untuk memperoleh imbal hasil. Caranya adalah dengan meminjamkan modal pada pelaku UMKM, kemudian mendapatkan keuntungan sebanyak 18% per tahun.
Modal Rakyat masuk dalam daftar fintech OJK, jadi legal dan keamanannya sudah terjamin.
Atau bisa juga disebut sebagai e-wallet. Fungsinya adalah untuk melakukan pembayaran secara tunai dan menyimpan uang yang Anda miliki. Diakses menggunakan aplikasi tertentu.
Fintech juga hadir untuk produk investasi dan trading. Anda jadi mudah masuk ke pasar modal, pasar cryptocurrency, hingga pasar forex.
Sekarang berinvestasi bukan hanya kegiatan mereka yang berduit, tapi juga masyarakat yang punya modal sedikit. Siapa saja bisa berinvestasi dengan mudah.
Di Indonesia sekarang ada pilihan bank digital untuk Anda yang tidak mau berkunjung ke bank. Bank digital biasanya tidak punya cabang yang banyak, tapi Anda bisa mendaftar dan menabung langsung lewat aplikasi. Tentu saja lebih praktis karena Anda tidak perlu mengantri.
Jenis pendanaan yang bersifat donasi untuk tujuan kemanusiaan atau membangun bisnis yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Biasanya yang mendapatkan donasi tidak perlu mengembalikan dana pada pemberi dana. Anda yang membutuhkan bantuan untuk kepentingan tertentu bisa memanfaatkan aplikasi khusus crowdfunding.
Merupakan layanan pinjaman usaha yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat menengah ke bawah. Dengan begini mereka bisa membuat usaha tetap bisa dijalankan dengan bunga yang ringan.
Layanan ini memudahkan Anda untuk melakukan pembayaran tanpa harus melakukan identifikasi atau konfirmasi. Contohnya adalah kehadiran virtual account yang membuat pembayaran jadi lebih praktis dan cepat.
Baca juga: Cara Melawan Fintech Ilegal yang Sesuai Hukum
Demikian penjelasan tentang definisi financial technology. Manfaatkan fintech yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Kegiatan sehari-hari Anda pun jadi terasa lebih ringan.
Fintech syariah adalah layanan jasa keuangan yang prosesnya didasarkan pada syariat Islam. Ada akad yang harus dilakukan ketika ingin memanfaatkan suatu produk fintech syariah. Badan Pengawas Syariah juga akan terus memantau proses fintech syariah untuk memastikan prosesnya berpegang pada hukum Islam.
Di fintech konvensional peminjam dan pendana bisa langsung bertransaksi, lain halnya di fintech syariah peminjam dan pendana harus melewati akad. Selain itu di fintech konvensional peminjam harus membayar dengan bunga, sedangkan fintech syariah dibayar sesuai dengan kesepakatan dari hasil usaha.
Fintech syariah ada yang sudah berizin dan terdaftar di OJK. Ini yang bisa Anda pilih adalah:
Ekosistem fintech adalah kerja sama yang dilakukan oleh pengusaha fintech, pemerintah, dan lembaga keuangan untuk menghasilkan layanan finansial yang dibutuhkan oleh masyarakat Indonesia. Jadi, mereka bukan bersaing, tapi saling berhubungan untuk menghadirkan produk keuangan yang lebih berkualitas.
OVO menyediakan layanan dompet digital, berbagai pembayaran lainnya, dan investasi. Hal itu membuat OVO termasuk ke dalam fintech. OVO bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memudahkan proses pembayaran.