Finansial

Tips Mengatur Keuangan di Usia 20-an Supaya Ga Keluar Jalur

Kabrina Rian Ferdiani-

24 May 2021

Tips Mengatur Keuangan di Usia 20-an Supaya Ga Keluar Jalur

Salah satu percakapan di media sosial yang cukup viral mengenai financial checklist di umur 25 tahun, dimana pada umur tersebut harusnya memiliki kerjaan dengan gaji yang besar, tabungan 100 juta, rumah serta mobil. Tentu pernyataan tersebut menimbulkan pro dan kontra, namun apakah benar adanya harus memiliki checklist tersebut? Apa dengan begitu bagi kamu di usia 20-an, definisi bahagia telah tercapai? 

Perlu dipahami bahwa hidup lebih dari sekedar uang dan status. Akan tetapi, uang yang merupakan bagian dari kehidupan, perlu dikelola dengan baik agar tujuan utama bagi semua orang, yaitu sejahtera dapat dicapai. Bagi kamu di usia 20-an, meskipun financial checklist diatas tidak bisa terpenuhi, namun penting bagi kamu untuk dapat mengatur keuangan dengan baik. 

Dengan memulai sejak dini di umur 20-an, tentunya akan memudahkan kamu untuk meraih tujuan di umur 30-an dan seterusnya. Dilansir dari CNBC, berikut ini 6 cara mengatur keuangan yang dapat diterapkan di umur 20-an. 


Baca juga: Biaya Transfer Antar Bank Terlengkap Ada di Sini


Membuat anggaran dan berkomitmen

Membuat anggaran merupakan pondasi keuangan yang penting sehingga kamu dapat mengetahui dengan jelas seberapa banyak uang yang telah dikeluarkan dari penghasilan yang diterima. Sekarang ini, telah banyak berbagai aplikasi gratis yang dapat membantu kamu membuat anggaran serta mencatat pengeluaran sehingga tidak perlu dilakukan dengan cara yang konvensional, yaitu mencatat di buku. 

Sebagai permulaan, terdapat kemungkinan bahwa akan ada pengeluaran yang terjadi diluar dari anggaran yang ditentukan. Namun dengan mencatat segala pengeluaran tersebut, kamu jadi mengetahui dengan baik pada pengeluaran jenis apa saja yang banyak dihabiskan. Sehingga kedepannya dapat diperbaiki sesuai dengan anggaran yang ditetapkan di awal. 

Agar dapat berkomitmen dengan anggaran yang telah dibuat, kamu dapat mengecek secara regular sehingga tidak terjadi kembali pengeluaran yang membengkak. 

Di era media sosial dimana konsumerisme menjadi hal yang patut dibanggakan, kamu bisa menerapkan gaya hidup minimalis dimana kamu dapat mengidentifikasikan dengan jelas antara kebutuhan dengan keinginan. Dengan belajar hidup yang berkecukupan, akan memudahkan kamu kedepannya ketika kamu dihadapkan dengan biaya pernikahan, rumah ataupun anak. 


Membangun skor kredit yang baik 

Skor kredit yang baik dapat menjadi kunci untuk produk keuangan yang terbaik, seperti kartu kredit dan pinjaman. Tentunya produk keuangan tersebut hanya digunakan apabila dibutuhkan. Misalnya mengajukan KPR untuk mendapatkan rumah impian dan lain sebagainya. 

Apabila kamu telah memiliki kartu kredit sebagai permulaan, ada baiknya mengikuti beberapa tips dibawah ini yang dilansir dari Thebalance.com, yakni:

Hanya meminjam sesuai dengan kemampuan 

Perlu dipahami bahwa kartu kredit bukanlah pendapatan tambahan melainkan sebuah utang. Tentunya penggunaan kartu kredit harus masuk ke dalam anggaran yang kamu buat, karena merupakan bagian dari pengeluaran. 

Hanya menggunakan sebagian kecil dari jumlah kredit yang tersedia 

Meskipun kamu memiliki limit yang besar dibandingkan penghasilan yang diterima, jangan pernah tergoda untuk memakai seluruh limit kartu kredit yang disediakan. Tetap menggunakan prinsip diatas, yakni meminjam sesuai dengan kemampuan. 

Hanya dengan 1 kartu kredit 

Perlu dipahami bahwa dengan memiliki kartu kredit, akan terdapat biaya-biaya yang dikenakan seperti biaya administrasi dan biaya tahunan. Selain itu pula, dengan memiliki banyak kartu kredit dapat menurunkan skor kredit. 

Membayar saldo kartu kredit secara penuh dan tepat waktu 

Meskipun umumnya pembayaran tagihan kartu kredit tiap bulannya dapat dilakukan dengan pembayaran minimum, jangan sesekali melakukan hal tersebut karena akan terdapat bunga yang dikenakan. Selain itu, pembayaran tagihan juga dilakukan sesuai jatuh tempo sehingga dapat menjaga skor kredit yang dibangun. 


Baca juga: Resesi adalah: Pengertian, Penyebab, Ciri, dan Dampaknya


Menyiapkan dana darurat

Di umur 20-an, menyiapkan dana darurat merupakan langkah terbaik dalam mengatur keuangan. Dana darurat nantinya dapat dipergunakan untuk hal-hal yang tidak terduga seperti biaya kesehatan, perbaikan kendaraan pribadi dan lain sebagainya. 

Idealnya, jumlah dana darurat yang harus dikumpulkan adalah 6 kali pengeluaran bulanan. Namun, apabila terjadi krisisi finansial seperti pandemi yang saat ini sedang berjalan, kamu dapat membesarkan dana darurat menjadi 12 kali pengeluaran bulanan. 


Menyiapkan dana pensiun 

Tidak pernah ada kata terlalu cepat ketika mulai menyiapkan sejumlah uang untuk dana pensiun. Semakin cepat kamu melakukannya, semakin besar pertumbuhan yang didapatkan. Sebelum kamu menyiapkan dana pensiun, ada baiknya kamu menentukan terlebih dahulu usia pensiun dan jumlah dana yang dibutuhkan ketika pensiun. Investasi adalah cara terbaik dalam menyiapkan dana pensiun supaya tidak tergerus nilainya oleh inflasi. 

Kamu dapat menyisihkan sebesar 5-10% dari penghasilan bulanan untuk menyiapkan dana pensiun. 


Melunasi utang

Apabila kamu telah memiliki sejumlah utang di umur 20-an mu, yang perlu dipahami adalah bagaimana dapat melunasi utang tersebut dengan cepat. Luangkanlah waktu untuk menyusun strategi terbaik yang sesuai dengan kemampuanmu. Menurut beberapa ahli, 20% dari penghasilan harus dialokasikan untuk membayarkan utang dan menabung. Namun, apabila ingin melunasi utang dengan cepat, dapat memperbesar porsi yang ada. 

Selain itu pula, kamu dapat mencari penghasilan tambahan dimana menggunakan keahlian yang kamu miliki agar dapat melunasi utang dengan cepat. 


Membangun kebiasaan finansial yang sehat 

Kebiasaan finansial yang sehat dimulai dari membuat anggaran. Kemudian secara konsisten, selalu mengevaluasi dan memperbaiki kondisi keuangan kamu. Tentu saja mengatur keuangan bukanlah hal yang dapat dikuasai dalam waktu yang cepat, akan tetapi membutuhkan proses dan kemauan. 

Apabila kamu dapat mengatur keuangan dengan baik sesuai dengan anggaran yang kamu buat, kamu dapat mencoba kebiasaan finansial yang sehat dengan berinvestasi. Kini berinvestasi sudah semakin mudah dengan terdapatnya platform digital serta informasi yang dapat diakses kapanpun. Berbagai produk keuangan investasi dapat kamu manfaatkan sesuai dengan tujuan keuangan mu, seperti misalnya investasi emas, reksadana, saham dan lain sebagainya.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru