Finansial

Modal Inspirasi

Gaya Hidup

Penggunaan Uang THR Lebaran 2021 oleh Pekerja Indonesia

Kabrina Rian Ferdiani-

11 May 2021

Penggunaan Uang THR Lebaran 2021 oleh Pekerja Indonesia

Tunjangan Hari Raya (THR) merupakan pendapatan di luar gaji yang diperoleh oleh pekerja dan wajib diberikan oleh pengusaha menjelang hari raya keagamaan.

THR biasanya diberikan untuk memenuhi berbagai kebutuhan hari raya. Akan tetapi, uang ini juga bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan lain, tergantung kepada penerimanya.

Sebagai salah satu perusahaan di bidang teknologi finansial, Modal Rakyat melakukan survei untuk mengetahui penggunaan THR Lebaran Tahun 2021 oleh pekerja di Indonesia. Survei dilakukan kepada 125 orang yang dipilih secara acak untuk menjawab beberapa pertanyaan. 


Demografi Responden

Untuk mengetahui pemanfaatan uang THR Lebaran tahun ini, kami mengumpulkan sebanyak 125 responden dengan demografi yang berbeda. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.


Jenis Kelamin, Rentang Usia, dan Status Pernikahan

Responden  dalam survei kami memiliki rentang usia paling banyak 26-39 tahun yakni sebanyak 65 responden. Disusul oleh rentang usia 17-25 tahun yakni sebanyak 46 responden.

Jumlah responden laki-laki sebanyak 65 orang sedangkan perempuan sebanyak 60 orang. Meskipun lebih banyak responden laki-laki, selisihnya tidak jauh berbeda.

Pengisi survei didominasi oleh mereka yang belum atau tidak menikah dengan jumlah 74 orang. Sedangkan yang sudah menikah sebanyak 51 orang. 

Dari sisi demografi responden dapat diketahui bahwa rata-rata responden merupakan generasi milenial. 


Jenis Pekerjaan, Tingkat Jabatan, dan Rentang Penghasilan

Jika dilihat dari jenjang pendidikan terakhir, pengisi survei didominasi oleh lulusan Sarjana sebanyak 88 orang, disusul oleh lulusan SMA sederajat berjumlah 14, dan lulusan DI/DII/DIII/DIV sebanyak 12 orang.

Responden paling banyak memiliki tingkat jabatan sebagai staff yaitu 83 orang. Diikuti oleh manajer 16 orang dan supervisor 16 orang.

Mereka dengan rentang penghasilan Rp6,1 hingga Rp10 juta berjumlah 35 orang. Sedangkan mereka dengan rentang penghasilan Rp4,1 hingga Rp6 juta berjumlah 26 orang. Di peringkat tiga ada respon dengan dengan rentang penghasilan Rp10,1 hingga Rp15 juta berjumlah 23 orang.

Berdasarkan data yang kami peroleh, mayoritas pengisi survei adalah mereka yang termasuk dalam golongan kelas menengah dan menengah ke atas.


Penerima THR

Dari 125 responden ternyata terdapat 17 orang yang tidak mendapatkan THR Lebaran Tahun 2021. Sebagian yang tidak memperoleh THR Lebaran 2021 memberikan alasan bahwa perusahaan tempat mereka bekerja memberikan THR pada hari raya lainnya. Alasan lain tidak menerima THR Lebaran 2021 dapat dilihat pada gambar di bawah ini. 

Responden yang tidak menerima THR Lebaran 2021 tidak akan menjawab pertanyaan mengenai penggunaan uang THR lebih lanjut.


Elemen Survei

Dalam survei ini, kami mencoba memetakan penggunaan THR Lebaran 2021 yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini menjadi salah satu gambaran kondisi masyarakat, khususnya dalam mengalokasikan dana yang dimiliki.

Selain itu, hasil survei ini juga bisa memberikan pandangan tentang tingkat literasi keuangan masyarakat. Literasi keuangan di sini berarti bagaimana kebiasaan masyarakat dapat mengembangkan aset maupun dana yang dimiliki melalui berbagai instrumen keuangan. 

Kami mengumpulkan dan membandingkan data penggunaan uang THR Lebaran 2021 untuk berbagai kebutuhan berikut ini:

  • Kebutuhan Hari Raya Lebaran
  • Pembelian Barang
  • Menabung
  • Investasi


Hasil Survei

Berikut ini hasil survei penggunaan uang THR Lebaran 2021 dari 115 orang yang menerima THR.


Penggunaan Uang THR untuk Kebutuhan Hari Raya

Berdasarkan hasil survei, hanya ada 53 orang responden yang akan menggunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya. Sementara itu, ada 56 orang yang tidak akan menggunakan uang THR untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya. Di luar hal tersebut, ada 6 orang yang belum merencanakan apakah THR akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya atau tidak.

Ketika ditanya mengenai persentase penggunaan uang THR untuk memenuhi kebutuhan hari raya, jawaban responden cukup beragam.

Paling banyak, ada 20 orang yang akan menggunakan 11-30% dari uang THR untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya. Urutan kedua, ada 15 orang yang akan menggunakan 31-50% uangnya untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya. Sementara itu, hanya ada 4 orang yang menggunakan <10% dari uang THR untuk memenuhi kebutuhan Hari Raya.

Penggunaan uang THR untuk kebutuhan Hari Raya didominasi oleh kebutuhan untuk mengirim uang kepada orang tua atau keluarga (sebanyak 50 responden) dan bersedekah (sebanyak 41 orang).


Penggunaan Uang THR untuk Pembeliaan Barang

Untuk pembelian barang, sebagian besar responden menjawab tidak akan menggunakan uang THR untuk hal tersebut. Terdapat 77 orang yang memilih tidak menggunakan uang THR untuk membeli barang.

Sementara itu, hanya ada 18 orang yang yakin akan membeli barang menggunakan uang THR dan ada 20 orang yang belum menentukan pilihannya.

Sebanyak 39% responden akan menghabiskan 11-30% dari uang THR untuk pembelian barang. Ada juga 33% responden yang akan menggunakan hanya <10% dari uang THR. Di sisi lain, tidak ada responden yang akan menghabiskan lebih dari 70% untuk pembelian barang.

Dari responden yang menjawab akan menggunakan uang THR untuk membeli barang, 12 di antaranya akan membeli kebutuhan untuk fashion seperti membeli baju atau skincare.

Di urutan kedua, ada 7 orang yang akan membeli barang elektronik berupa gadget. Sementara itu hanya ada 1 responden yang akan membeli furniture dan sembako.


Penggunaan Uang THR untuk Menabung

Sebagian besar responden menjawab bahwa uang THR akan digunakan untuk menabung, yaitu sebanyak 93. Sementara itu, hanya ada 14 orang responden yang tidak akan menggunakan uang THR untuk menabung. Sisanya, ada 8 orang yang masih belum yakin.

Sebanyak 30 orang akan menggunakan 11-30% uang THR untuk menabung. Ada juga 28 responden yang menjawab akan menggunakan 31-50% uang THR untuk menabung.

Sebanyak 54% responden menabung uang THR untuk tujuan material. Sebagian besar dari mereka akan menggunakan uang tabungan untuk membeli aset properti, membeli gadget, dan membeli kendaraan.

Sementara itu, ada 43% responden yang menabung untuk tujuan non-material. Tujuannya bermacam-macam tetapi yang paling dominan adalah untuk persiapan dana pensiun, dana pernikahan, dana kesehatan, dan dana pendidikan.


Penggunaan Uang THR untuk Investasi

Sebagian besar responden menjawab bahwa uang THR akan digunakan untuk menabung, yaitu sebanyak 93. Sementara itu, hanya ada 14 orang responden yang tidak akan menggunakan uang THR untuk menabung. Sisanya, ada 8 orang yang masih belum yakin.

Sebanyak 30 orang akan menggunakan 11-30% uang THR untuk menabung. Ada juga 28 responden yang menjawab akan menggunakan 31-50% uang THR untuk menabung.

Produk investasi yang dipilih oleh responden untuk mengembangkan uang THR sangat beragam. Di peringkat pertama ada 21% orang yang memilih mengembangkan uang THR mereka.

Investasi P2P Lending, Saham, dan Reksa Dana menempati peringkat kedua karena dipilih oleh 17% responden untuk setiap produk tersebut. Selanjutnya, ada investasi deposito yang dipilih oleh 13% responden.

Ketika ditanya mengenai tujuan investasi menggunakan uang THR, sebagian besar menjawab untuk mempersiapkan pembelian aset dan mempersiapkan dana pensiun. Masing-masing tujuan tersebut dipilih oleh 24% responden.

Terdapat 14% orang yang memilih untuk mempersiapkan dana pendidikan anak dan 13% yang memilih untuk mempersiapkan modal bisnis.


Kesimpulan

Berikut beberapa kesimpulan yang dapat kami rangkum berdasarkan hasil survei mengenai penggunaan uang THR Lebaran 2021 oleh pekerja Indonesia.

  • THR Lebaran 2021 paling banyak digunakan untuk menabung, yaitu 93 orang dan investasi yaitu, 81 orang.
  • Sebagian besar responden mengalokasikan 11-30% uang THR Lebaran 2021 mereka untuk menabung dan berinvestasi.
  • THR Lebaran 2021 paling sedikit digunakan untuk membeli barang, yaitu 18 orang.
  • Rata-rata 12 responden belum merencanakan penggunaan uang THR Lebaran 2021.


Disusun oleh Research Team Modal Rakyat

#DariRakyatUntukRakyat

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru