Finansial

Sudah Paham Investasi Jangka Pendek? Catat Penjelasannya!

Paskalia-

29 Apr 2019

Sudah Paham Investasi Jangka Pendek? Catat Penjelasannya!

Berinvestasi adalah kegiatan menanam modal aset dengan tujuan mendapat keuntungan di kemudian hari. Secara teori, investasi adalah produksi modal barang non-konsumsi. Investasi ini akan digunakan untuk produksi berikutnya. Investasi memiliki manfaat mampu memenuhi kebutuhan dengan tingkat urgensi yang tinggi dan sangat cocok untuk memenuhi kebutuhan dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Berdasarkan imbal balik modalnya, ada dua jenis investasi, yakni jangka panjang dan jangka pendek. Kali ini akan dibahas investasi jangka pendek. Investasi jenis ini bermodalkan kelebihan dana sementara milik perusahaan dengan kurun waktu kurang dari 12 tahun.


Tujuan Investasi Jangka Pendek

Tujuan investasi ini adalah memanfaatkan kelebihan arus kas atau cash flow untuk beberapa waktu. Harapannya agar memperoleh tambahan keuntungan.


Jenis-Jenis Investasi Jangka Pendek

Ada beberapa variasi investasi jenis ini yang lazim digunakan, berikut rinciannya.

Tabungan Bank

Investasi melalui bank tergolong mudah dicairkan. Namun keuntungan yang didapat lebih rendah dan kecil. Terdapat banyak akun tabungan bank yang tidak mengikuti inflasi sehingga tidak dapat menyimpan uang dalam jangka waktu yang panjang atau lama.


Baca juga: Pengertian Investasi, Jenis, Dan Manfaatnya


Sertifikat Deposito

Investasi deposito cukup sering digunakan orang. Apabila seseorang menginvestasikan uang berupa sertifikat deposito, maka seseorang tersebut menyetujui untuk tidak mengambil sertifikat dalam batas waktu tertentu dengan keuntungan yang lebih besar. Batas waktu investasi sertifikat deposito biasanya rentang waktu 3 bulan hingga 5 tahun. Keuntungan investasi deposito adalah seringkali sertifikat diasuransikan, sehingga investasi jenis ini lebih aman dan keuntungan yang diperoleh masih dalam batas wajar.


Reksa dana Pasar Uang

Mirip dengan investasi tabungan bank, reksa dana dalam bentuk pasar uang memiliki mudah dicairkan. Keuntungan yang didapatkan lebih besar daripada investasi tabungan bank. Namun jenis investasi reksa dana pasar uang ini tanpa asuransi, sehingga resiko yang ditanggung lebih besar.


Surat Utang Jangka Pendek dan Obligasi

Jenis Investasi Jangka Pendek ini memiliki syarat yang bersifat fleksibel dengan jangka waktu satu bulan hingga satu tahun. Surat hutang jangka pendek dibuat untuk tabungan jangka pendek dengan keuntungan yang rendah. Sementara, jenis investasi obligasi akan memperoleh fleksibilitas lebih tetapi keamanan tidak terjamin.


Baca juga: Berikut Risiko Investasi Reksa Dana Pendapatan Tetap Bagi Investor


Forex atau Valas

Investasi jenis ini umumnya  dicari oleh sebagian orang yang mengharapkan keuntungan lebih cepat. Syaratnya harus menguasai ilmu forex dengan baik, maka keuntungan yang didapat mencapai berkali lipat dari modal investasi dalam waktu yang sangat cepat. Namun, jika tidak menguasai ilmu dasar forex akan berisiko lebih tinggi dan dapat kehilangan uang mencapai 100 persen.


Saham

Banyak yang mengatakan saham adalah investasi jangka panjang. Namun, jika dianalisis pasar saham termasuk ke dalam kategori Investasi Jangka Pendek, sebab pasar saham dapat dicairkan kapanpun tanpa harus menunggu batas waktu tertentu. Jika sudah memperoleh keuntungan yang cukup, maka keuntungan dapat diambil. Namun, kekurangan investasi jenis ini memiliki risiko yang sebanding dengan keuntungan yang didapat.


Bentuk Investasi Jangka Pendek

Investasi berjangka pendek dapat berbentuk deposito, surat berharga atau efek utang seperti saham dan efek ekuitas, lalu sertifikat. Efek bersifat utang atau obligasi merupakan surat berharga komersial berdasarkan dengan tanggal waktu jatuh tempo pembayaran. Pemegang efek bersifat hutang secara khusus memiliki hak pembayaran pokok hutang dan bunga serta hak-hak berdasarkan perjanjian dalam syarat penerbitan surat utang, seperti hak memperoleh informasi tertentu.

Efek bersifat utang memiliki batas waktu yang tetap dan hanya dapat dicairkan dalam bentuk uang saat jatuh tempo efek yang disertai jaminan pemegang efek dengan peringkat lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemberi hutang tanpa jaminan dalam hal kepailitan.

Sementara itu, efek bersifat ekuitas merupakan saham perusahan yang berupa saham biasa tetapi termasuk saham preferen. Pemegang efek bersifat ekuitas adalah pemegang saham, berbeda dengan surat hutang yang memiliki syarat pembayaran bunga secara rutin kepada pemegang efek, efek bersifat ekuitas ini pemegang efek tidak memiliki pembayaran apapun. Namun, jika terjadi kepailitan maka secara otomatis nilai saham hanya berupa sisa harta perseroan setelah diambil dengan pembayaran utang terhadap kreditur perseroan. Keuntungannya, pemegang saham akan memperoleh hak atas keuntungan perusahaan dan hak atas kenaikan harga saham.


Sifat Investasi Jangka Pendek

Investasi ini dengan mudah dapat diperjualbelikan maupun mudah dicairkan. Investasi memiliki tujuan yang ditujukan dalam manajemen kas yang berarti dapat dijual jika adanya kebutuhan kas. Investasi dengan jangka pendek memiliki sifat rendah risiko, sebab pembelian surat-surat berharga yang berisiko lebih besar untuk pemerintah dipengaruhi oleh fluktuasi harga pasar surat berharga tidak berlaku dalam investasi dalam jangka waktu singkat.


Sarana Investasi Jangka Pendek

Sarana digunakan antara lain jasa giro sebagai produk perbankan yang menghadirkan bunga rendah di kisaran 3 hingga 4 persen yang biasanya digunakan perusahaan dalam mempermudah pembayaran. Sarana investasi tabungan merupakan layanan perbankan dengan bunga lebih tinggi dibandingkan jasa giro dan dapat diambil kapan saja. Investasi dengan sarana deposito memiliki bunga yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan, namun dengan syarat disimpan dalam batas waktu tertentu. Jika dicairkan sebelum batas waktu yang sudah ditentukan, maka akan dikenakan denda atau penalti.

Sedangkan sarana investasi menggunakan reksa dana pasar uang untuk berinvestasi pada pasar uang, seperti deposito, SBI, dan obligasi jangka pendek. Namun, tingkat pengembalian reksa dana pasar uang lebih tinggi dibandingkan jasa giro tetapi lebih rendah dibandingkan deposito. Walaupun begitu, reksa dana pasar uang dapat dicairkan kapanpun.


Keuntungan Investasi Jangka Pendek

Salah satu keuntungan ditawarkan adalah pengembalian imbal (return) lebih cepat. Banyak investor yang lebih memilih investasi ini, sebab mempercepat perputaran uang dan return pokok investasi dan bunga lebih cepat diperoleh. Setelahnya, dapat menginvestasikan kembali ke investasi lain atau melalui trading di pasar uang, dan lainnya.

Keuntungan lainnya yang diperoleh adalah dapat memenuhi kebutuhan jangka pendek. Umumnya bagi mayoritas profesional muda memiliki pendapatan bulanan belum terlalu tinggi untuk berinvestasi di setiap bulannya memilih investasi jenis ini. Sebab terdapat banyak kebutuhan jangka pendek yang harus segera dipenuhi, sementara dana darurat belum dapat disisakan dari penghasilan bulanan yang cenderung kecil.

Namun investasi jangka waktu singkat memiliki kekurangan juga, seperti rentan terhadap inflasi akibat valuasi yang tidak dapat bersaing dengan tingkat inflasi tahunan dan efek compounding dalam investasi ini tidak signifikan.

Nah, itulah beberapa mengenai Investasi Jangka Pendek, dimulai dari pengertian hingga kekurangan investasi jangka pendek. Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, pastikan terlebih dahulu investasi yang dilakukan sesuai dengan tujuan keuangan sehingga dapat mencapai kebebasan finansial atau financial freedom.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru