Finansial

Bisnis

Alternatif Investasi untuk Surplus Kas dan Cara Menjaganya

Pretty Angelia Wuisan-

01 Aug 2022

Alternatif Investasi untuk Surplus Kas dan Cara Menjaganya

Anda yang memiliki bisnis harus senantiasa menjaga arus kas agar nilainya positif. Selain mengusahakannya lewat penjualan yang baik, ada alternatif investasi untuk surplus kas yang bisa Anda lakukan ketika jumlah cadangan kas sudah terlalu tinggi.

Alternatif investasi bisnis ini penting untuk kemajuan perusahaan di berbagai aspek, yang nanti berpengaruh pada jalannya perusahaan dalam jangka panjang. Ini dia alternatif untuk surplus kas dan cara memperbaiki arus kas perusahaan agar tetap surplus.


Baca juga: Jenis-jenis Investasi Bisnis yang Jarang Diketahui Orang


Alternatif Investasi untuk Surplus Kas pada Bisnis

Ada berbagai alternatif investasi untuk surplus kas yang bisa Anda jalankan dari sekarang. Jika Anda berhasil menjalankan alternatif investasi ini dengan baik, bisnis Anda bisa berjalan lancar dalam waktu yang panjang.

  • Investasi modal
  • Investasi aset tak bergerak
  • Investasi pelatihan karyawan
  • Investasi pemasaran
  • Investasi networking
  • Investasi pendanaan

1. Investasi modal

Alternatif investasi untuk surplus kas pertama adalah modal. Punya kas berlebih di perusahaan, jangan didiamkan saja. Anda bisa mengembangkannya melalui investasi barang modal yang berhubungan dengan produksi perusahaan seperti menambah bahan baku, menambah jumlah karyawan, dan lainnya.

Hal ini bisa membuat produksi meningkat, penjualan yang lebih banyak dapat diraih. Pendapatan yang masuk ke perusahaan pun meningkat. 

2. Investasi aset tak bergerak

Supaya nilai kas perusahaan Anda positif juga bisa diusahakan dengan investasi pada aset tak bergerak yang berguna untuk meningkatkan operasional perusahaan. Misalnya, Anda membeli gedung untuk dijadikan pabrik baru di wilayah lain.

Aset ini akan sangat berguna untuk jangka panjang. Anda juga bisa mendapatkan keuntungan ketika menyewakan gedung atau menjualnya kembali dengan harga lebih tinggi.

3. Investasi pelatihan karyawan

Karyawan atau tenaga kerja adalah bagian penting dari perusahaan. Perusahaan yang baik tidak hanya memberikan gaji pada karyawan, tapi juga hak lainnya seperti memberikan pelatihan yang sesuai skill dan kebutuhan perusahaan.

Perusahaan harus mau mengeluarkan budget untuk pelatihan ini. Memang efeknya tidak bisa dirasakan dalam waktu cepat, tapi akan sangat bagus untuk perusahaan karena memperoleh loyalitas dari pekerja. Pelatihan juga menunjukkan perusahaan punya jenjang karier yang jelas.

4. Investasi pemasaran

Pemasaran adalah bagian penting dari bisnis. Tanpa melakukan pemasaran efektif, tidak akan ada yang mengenal produk Anda. Untuk itu Anda perlu berinvestasi pada bagian pemasaran agar bisa mewujudkan strategi pemasaran paling mumpuni.

Tidak hanya dari iklan, Anda juga bisa membuka jalan baru pemasaran dari distribusi misalnya membuka cabang baru di kota lainnya

5. Investasi networking

Dalam bisnis, memiliki jaringan atau networking itu penting karena Anda jadi punya kesempatan untuk mengembangkan bisnis bersama mereka. 

Jaringan juga akan sangat membantu ketika perusahaan sedang masuk ke masa sulit karena hal-hal tertentu. Bisa dikatakan investasi jaringan ini penting untuk menghadapi risiko yang bisa terjadi kapan saja pada bisnis.

6. Investasi pendanaan

Alternatif investasi untuk surplus kas yang bisa diandalkan adalah investasi pendanaan. Anda memanfaatkan sumber-sumber pendanaan untuk memperoleh dana segar dalam waktu cepat. 

Alternatif pendanaan itu adalah melantai di bursa saham, menjadi perusahaan yang membagikan saham lewat equity crowdfunding, atau pinjaman di P2P lending.

Dana yang Anda dapatkan itu bisa digunakan juga untuk pengembangan usaha dalam jangka panjang. 


Cara Menjaga agar Arus Kas Tetap Surplus

Arus kas perusahaan yang Anda punya harus positif karena berpengaruh besar terhadap kebutuhan-kebutuhan jangka pendek perusahaan. Jangan sampai pengeluaran lebih besar dari pendapatan karena akan menghambat proses bisnis Anda. Ini dia cara agar arus kas tetap surplus di angka yang pas.

  • Mengurangi pengeluaran yang membengkak
  • Jangan biarkan stok barang menumpuk
  • Jangan lupa untuk menagih piutang
  • Mengevaluasi bisnis secara berkala

1. Mengurangi pengeluaran yang membengkak

Hal pertama yang perlu Anda cari tahu adalah pengeluaran mana yang paling membengkak dan membuat arus kas nyaris minus. Jangan sampai Anda mengalami kas minus karena kewajiban jangka pendek bisnis pun akan terganggu.

Setelah itu Anda evaluasi mengapa pengeluaran bisa membengkak. Barulah Anda mencari solusi yang tepat untuk bisa mengurangi pengeluaran tersebut. Artinya, Anda harus mengecek rutin transaksi perusahaan.

2. Jangan biarkan stok barang menumpuk

Cara memperbaiki kebocoran arus yang paling benar adalah dengan menjual stok barang sesuai dengan jadwalnya. Jangan biarkan stok barang usaha Anda tersimpan dalam waktu yang lama dan tidak segera didistribusikan.

Untuk mengelola stok barang secara tepat, Anda perlu melakukan pengecekan stok barang dengan rutin. 

Apabila stok lama masih ada, jangan membeli stok barang baru. Lebih baik manfaatkan stok barang lama untuk segera dijual. Anda hanya perlu membeli stok baru ketika stok barang kurang dari target penjualan.

3. Jangan lupa untuk menagih piutang

Piutang adalah aset yang akan sangat berguna untuk arus kas Anda. Piutang biasanya memiliki jatuh tempo yang sebentar. 

Anda perlu melakukan penagihan pada klien atau konsumen yang memiliki utang. Penagihan ini untuk mengingatkan mereka membayar piutang di waktu yang tepat. 

Jangan sampai piutang Anda dibayarkan terlambat karena akan berpengaruh terhadap arus kas.

4. Mengevaluasi bisnis secara berkala

Cara yang paling tepat untuk bisa membuat arus kas seimbang adalah melakukan evaluasi bisnis secara rutin.

Dari sini Anda akan mengetahui posisi arus kas paling kini. Ketika ada kenaikan, Anda bisa memanfaatkan sebagian arus kas untuk investasi. Ketika arus kas bernilai negatif, Anda perlu mencari tahu penyebabnya dan memberikan solusi yang tepat.


Baca juga: Laporan Cash Flow atau Arus Kas dan Dua Metode Membuatnya


Kesimpulan 

Mengatur keuangan perusahaan memang harus dilakukan secara jeli karena berkaitan langsung dengan kebutuhan banyak orang. Alternatif investasi untuk surplus kas bisa Anda coba untuk usaha yang lebih maju. 


Ingin Meraih Keuntungan 18% per Tahun? Jadi Pendana di Modal Rakyat Saja!

Anda yang punya dana menganggur, jangan disimpan terus. Coba kembangkan dana itu di pendanaan Modal Rakyat. Di sini Anda membantu UMKM berkembang dari pinjaman yang Anda berikan.

Jumlah modalnya minimal Rp500 ribu dengan potensi imbal hasil mencapai 18% per tahun.

Modal Rakyat termasuk fintech lending berizin OJK, sehingga aman dan diawasi secara langsung. Bangun impian keuntungan menggiurkan Anda sekarang lewat Modal Rakyat!


Pertanyaan Umum

1. Apa yang harus dilakukan saat kas mencapai batas atas?

Batas atas menunjukkan kas yang disimpan perusahaan berlebihan. Untuk mengatasinya, perusahaan bisa melakukan investasi tertentu untuk menurunkan tingkat kas ke batas normal yang telah ditentukan sebelumnya.

2. Apa yang harus dilakukan jika arus kas negatif?

Arus kas negatif bisa menyebabkan perusahaan kesulitan membayar kewajiban jangka pendek. Perusahaan harus menawarkan sekuritasnya agar terjual untuk mendapatkan dana yang berlebih demi menyelamatkan arus kas.

3. Apa yang terjadi jika perusahaan memiliki saldo kas terlalu besar?

Saldo kas yang terlalu besar akan membuat perusahaan kehilangan banyak kesempatan yang datang padanya. Contohnya adalah melakukan investasi yang bisa membangun perusahaan lebih maju di masa akan datang. Untuk itu alternatif investasi untuk surplus kas bisa menjadi pilihan yang tepat.



Artikel Terkait
image image
Artikel Baru