Bisnis

Manajemen Bisnis: Pengertian, Fungsi, dan Rencananya

Pretty Angelia Wuisan-

12 Jul 2022

Manajemen Bisnis: Pengertian, Fungsi, dan Rencananya

Dalam menjalankan bisnis, ada ketentuan penting yang perlu Anda lakukan, yaitu cara mengatur bisnis dengan baik agar bisa mencapai tujuan. Cara ini disebut dengan manajemen bisnis.

Anda yang mendirikan bisnis, harus tahu dasar manajemen bisnis yang benar. Dengan begitu Anda akan menjalankan bisnis dengan lancar apapun tantangan yang Anda hadapi di depan. Ini dia penjelasan tentangnya.


Baca juga: Mengenal Peran Penting Manajemen Keuangan dalam Bisnis


Apa yang Dimaksud Manajemen Bisnis?

Pengertian manajemen bisnis adalah aktivitas mengatur, merencanakan, dan mengevaluasi usaha yang sedang berjalan. Manajemen dalam bisnis tujuannya dilakukan agar jalannya bisnis menjadi lebih terarah dan mampu mencapai target yang ditetapkan.

Ada satu orang yang harus memastikan manajemen dalam bisnis berhasil dilakukan, yaitu pemilik bisnis. Dari sana pemilik bisnis bisa mengarahkan para jajaran bawahannya untuk bekerja secara efektif.


Manajemen Bisnis Meliputi Apa saja?

Aktivitas manajemen dalam bisnis itu tidak hanya satu atau dua, tapi lebih dari itu. Ini dia kegiatan manajemen dalam bisnis yang biasanya hadir pada suatu usaha.

  • Manajemen SDM
  • Manajemen produksi
  • Manajemen distribusi
  • Manajemen promosi
  • Manajemen keuangan

1. Manajemen SDM

Merupakan manajemen dalam bisnis yang berkaitan dengan para karyawan. Sebuah usaha perlu membuat aturan yang harus diikuti para karyawan demi mencapai tujuan. Namun, tidak lupa juga memberikan hak yang layak pada karyawan sesuai dengan perjanjian di awal. Karyawan bekerja bukan secara sukarela, mereka melakukannya demi memenuhi kehidupan.

2. Manajemen produksi

Merupakan bagian manajemen yang mengatur pembuatan produk dari bahan baku, proses, hingga memastikan produk berkualitas ketika sudah sampai di tahap akhir. Peralatan yang memadai biasanya dibutuhkan di manajemen ini.

3. Manajemen distribusi

Setelah barang selesai diproduksi, ada proses yang membantu produk bisa sampai di tangan konsumen. Proses distribusi harus dilakukan dengan benar untuk menjaga kualitas barang tetap utuh saat diterima oleh konsumen.

Perusahaan bisa saja memiliki tim distributor sendiri, tapi ada juga yang menyewa tim distributor di luar perusahaan karena tidak punya tim yang handal untuk melakukannya.

4. Manajemen promosi

Manajemen promosi juga penting di dalam perusahaan karena membantu perusahaan mengenalkan produk pada publik. Dibutuhkan budget khusus untuk menjalankan rencana promosi yang punya targetnya sendiri. Artinya, ada tim khusus yang menjalankan misi promosi ini.

5. Manajemen keuangan

Perusahaan bisa berjalan dengan uang dan aset yang dimilikinya. Penggunaan uang harus diusahakan seminimal mungkin dan menghasilkan keuntungan yang maksimal. 

Untuk itulah manajemen keuangan ada. Penggunaannya harus dipantau terus karena rentan terjadi pencurian, manipulasi, hingga pencucian uang. Tanpa adanya uang yang memadai, perusahaan akan kerepotan menjalankan bisnisnya.


Apa Fungsi Manajemen dalam Sebuah Bisnis?

Dalam menjalankan bisnis, perusahaan melakukan berbagai aktivitas dari dasar hingga ke yang paling rumit sesuai dengan fungsinya. Ini dia fungsi manajemen bisnis yang perlu dipahami dari awal hingga ke yang paling akhir.

  • Fungsi perencanaan
  • Fungsi pengkategorian
  • Fungsi mengatur sumber daya manusia
  • Fungsi mengatur
  • Fungsi mengawasi

1. Fungsi perencanaan

Fungsi pertama dari manajemen dalam bisnis adalah melakukan perencanaan dari dasar. Untuk menjalankan bisnis, perencanaan sudah dilakukan di awal, dan rencana akan ada seterusnya selama bisnis berjalan.

Perencanaan ini biasanya perlu dicatat dengan baik, terutama perencanaan awal yang digunakan untuk membangun sebuah usaha. 

Di awal Anda sudah mulai menetapkan tujuan mengapa bisnis Anda ada dan target apa yang ingin didapatkan dari penjualan.

2. Fungsi pengkategorian

Disebut juga sebagai fungsi pengelompokkan. Di sini Anda mulai melakukan pengelompokkan bagian mana saja yang perlu hadir di dalam usaha seperti tim keuangan, tim produksi, tim promosi, tim aset, dan lainnya.

Pengkategorian ini bisa berbeda-beda tergantung kebutuhan dan modal yang dimiliki perusahaan, jadi harus dipikirkan sebaik-baiknya.

3. Fungsi mengatur sumber daya manusia

Setelah pengkategorian selesai, fungsi dari manajemen bisnis berikutnya adalah mengatur sumber daya manusia untuk dimasukkan ke masing-masing kategori.

Pemilihan sumber daya manusia di sebuah usaha tidak bisa dilakukan sembarangan. Perusahaan harus menyesuaikannya dengan pengalaman dan skill dari sumber daya manusia. Ditambah lagi menciptakan suasana kerja yang nyaman agar tidak terjadi turn over yang besar.

4. Fungsi mengatur

Manajemen dalam bisnis juga punya fungsi untuk mengatur, terutama untuk sumber daya manusia yang ditunjuk sebagai pimpinan. Anda di sini mengatur proses bisnis berjalan sesuai rencana.

Mengatur sebuah usaha dilakukan sesuai SOP yang sudah disusun, jadi bukan asal menyuruh dan tugasnya diada-adakan. 

5. Fungsi mengawasi

Manajemen dalam bisnis juga punya fungsi untuk melakukan pengawasan terhadap jalannya bisnis. Apakah sudah sesuai dengan aturan atau belum dan sudah sesuai rencana atau sebaliknya.

Proses mengawasi ini nanti akan dilanjutkan ke dalam evaluasi yang biasanya ada di setiap meeting yang dihadiri setiap perwakilan divisi.


Berbagai Macam Perencanaan Manajemen Bisnis

Menyusun perencanaan bisnis memang harus dipikirkan dengan baik-baik. Perencanaannya pun harus jelas awal hingga akhirnya. Ini dia tahapan perencanaan manajemen dalam bisnis yang perlu Anda lakukan.

  • Menetapkan tujuan perusahaan untuk jangka pendek dan panjang
  • Menyusun misi yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu
  • Menetapkan kebutuhan perusahaan terhadap sumber daya
  • Menyusun standar kinerja agar proses bisnis berjalan sesuai rencana

1. Menetapkan tujuan perusahaan untuk jangka pendek dan panjang

Hal pertama yang perlu dilakukan untuk perencanaan manajemen adalah menentukan tujuan saat ini dan tujuan ke depannya. 

Dua tujuan ini akan memengaruhi keputusan Anda. Memetakan dengan jelas apa saja hal-hal yang harus dilakukan setiap divisi untuk mencapai tujuan itu. Intinya tujuan perusahaan harus sudah jelas dari awal agar setiap karyawan bisa tahu apa yang harus mereka kerjakan.

2. Menyusun misi yang dilakukan untuk mencapai tujuan itu

Dengan mengetahui tujuan secara jelas, masing-masing divisi bisa membuat rencana kerja terbaiknya. Kemudian saling berkoordinasi untuk mencapai tujuan tersebut. Jadi, tidak mengherankan di sebuah usaha akan banyak terjadi kerja sama antar divisi dan pertemuan yang membahas progres dari kinerja masing-masing.

3. Menetapkan kebutuhan perusahaan terhadap sumber daya

Perusahaan harus tahu kebutuhan mereka terhadap sumber daya, terutama bahan baku produk dan karyawan. Kedua sumber daya ini penting untuk selalu ada.

Ketersediaan bahan baku bisa langsung dipesan pada supplier. Sedangkan ketersediaan karyawan biasanya memiliki proses yang lebih rumit. Kriteria karyawan harus dipikirkan dari berbagai aspek seperti kemampuan, pengalaman, dan kebutuhan lain yang berhubungan dengan perusahaan.

4. Menyusun standar kinerja agar proses bisnis berjalan sesuai rencana

Perusahaan perlu memberlakukan standar kinerja sendiri untuk mencapai tujuan. Bukan hanya proses yang rapi untuk dijalankan, tapi juga prosedur yang aman selama karyawan bekerja. 

Proses bekerja juga ada yang memiliki risiko, sehingga standar kerja yang aman dan sesuai tujuan diperlukan untuk hal ini.


Baca juga: 9 Buku Tentang Bisnis untuk Pemula (Update 2022)


Kesimpulan

Manajemen bisnis bisa berjalan dengan lancar apabila seluruh pihak yang diberi tanggung jawab dapat bekerja sama dengan baik. Namun, pihak pemilik perusahaan juga perlu melakukan pemantauan dan menjadi leader yang memastikan semuanya sudah dilaksanakan sesuai rencana.


Raih Imbal Hasil Menarik di Pendanaan UMKM Modal Rakyat

Anda ingin membuat dana yang disimpan jumlahnya bertambah? Anda bisa mengikuti pendanaan Modal Rakyat yang menguntungkan!

Di platform ini Anda memberikan pinjaman pada UMKM minimal Rp500 ribu. Potensi imbal hasil yang didapatkan bisa sampai 18% per tahun. Ada asuransi dana hingga 95%.

Modal Rakyat adalah aplikasi fintech lending yang diawasi oleh OJK dan berizin, sehingga aman dan legal. Ayo, mulai pendanaan perdana Anda sekarang dan raih impian dana yang berhasil berkembang!



Artikel Terkait
image image
Artikel Baru