Finansial

Gaya Hidup

5 Tips Menghindari Investasi Bodong

Kabrina Rian Ferdiani-

01 Apr 2021

5 Tips Menghindari Investasi Bodong

Ketika Anda melakukan investasi, tentunya mengharapkan keuntungan di masa mendatang untuk memenuhi tujuan finansial yang ingin diraih.

Tujuan finansial yang ingin diraih antara lain dana pendidikan untuk anak, dana pensiun, dana naik haji hingga dana pensiun.

Namun, dengan tingkat literasi keuangan yang tidak memadai, masih banyak masyarakat yang tertipu berbagai penipuan berkedok investasi, atau dikenal sebagai investasi bodong. 

Merujuk dari hasil survei Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menunjukkan bahwa indeks literasi keuangan di Indonesia mencapai 38,03%. Salah satu dampak negatif yang ditimbulkan salah satu nya adalah pemerintah menyatakan bahwa sebesar Rp105,81 triliun dana masyarakat hilang akibat investasi ilegal.

Maka, bagaimana cara mengetahui bahwa investasi yang kita lakukan adalah investasi berkedok penipuan atau ilegal? 


Baca juga: Investasi Jangka Pendek yang Cocok Bagi Investor Pemula


Ciri-ciri investasi bodong

Berikut ini ciri-ciri investasi bodong

Menjanjikan imbal hasil yang tinggi melebihi investasi umum yang sejenis 

Umum nya hampir semua investasi bodong menawarkan imbal hasil yang fantastis. Reksa dana dengan kinerja tertinggi di sepanjang tahun 2020 saja, hanya menghasilkan sekitar 8,99% per tahun. Dapat dipastikan bahwa apabila imbal balik yang ditawarkan jauh melebihi imbal hasil produk investasi umum yang ada, maka investasi tersebut merupakan investasi bodong

Keabsahan perusahaan tidak dapat ditelusuri lebih jauh 

Apabila suatu perusahaan menyediakan jasa keuangan, maka terdapat regulator yang menaungi. Berikut ini adalah daftar regulator yang mengawasi pelaku jasa keuangan dengan sektor-sektor tertentu, yakni:

  • Otoritas Jasa Keuangan (OJK): mengawasi pasar modal, perbankan, dan juga jasa sistem pembayaran 
  • Bank Indonesia (BI): penyelenggara dan pendukung jasa sistem pembayaran 
  • Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti): pialang dan pedagang berjangka 

Secara transparan, semua regulator secara rutin menginformasikan kepada masyarakat daftar pelaku jasa keuangan yang sudah terdaftar dan diawasi. Maka, penting sebelum menggunakan produk atau jasa keuangan, mengecek terlebih dahulu legalitas perusahaan serta usaha yang dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di bawah ijin serta pengawasan regulator. Apabila Anda masih ragu mengenai tawaran investasi yang diterima, Anda dapat menghubungi regulator terkait. 

Skema investasi yang tidak jelas 

Terdapat dua jenis skema penipuan berkedok investasi yang cukup sering ditawarkan yakni skema piramida/money game dan skema Ponzi. 

Pada skema piramida/money game, menjanjikan calon investor akan mendapatkan imbal hasil lebih apabila berhasil merekrut anggota baru. Praktek tersebut secara simultan bergulir, seperti bisnis multi-level marketing (MLM) sehingga membentuk lapisan demi lapisan seperti piramida.

Pemberian imbal hasil juga tidak masuk akal, seperti misal nya 1 minggu pertama akan mendapatkan 10% dari dana yang telah disetor lalu 3 minggu selanjutnya mendapatkan 20%. 

Umumnya, skema Ponzi menawarkan imbal hasil yang sangat tinggi dalam waktu yang singkat. 

Dana masyarakat tidak tercatat dalam segregated account

Disebut juga dengan pemisahan rekening nasabah dengan rekening perusahaan, cara ini adalah praktik yang dilakukan perusahaan legal.

Hal tersebut agar dana nasabah tidak tercampur dengan dana operasional perusahaan sehingga dana nasabah tidak digunakan untuk kepentingan perusahaan.

Hal ini juga ditunjukkan agar perusahaan tersebut apabila menghadapi keuangan yang bermasalah, tetap dapat mengembalikan dana nasabah. 


Baca juga: Macam-macam Investasi, Kenali agar Bisa Mendulang Profit


Tips berinvestasi secara aman 

Berikut tips-tips yang dapat diterapkan agar Anda dapat berinvestasi secara aman menurut OJK, yakni: 

Mengenali profil risiko sendiri sehingga dapat memilih produk investasi yang sesuai kebutuhan 

Profil risiko merupakan kemampuan dan kesediaan investor dalam menanggung suatu risiko investasi, yakni fluktuasi atau kerugian. 

Dalam setiap produk investasi, mengandung risiko, perbedaan nya adalah derajat risiko. Apabila Anda tidak tahan terhadap risiko yang besar, maka sudah dipastikan Anda akan mengalami stres atau bahkan depresi.

Terdapat 3 jenis profil risiko investasi, yaitu:

Konservatif 

Tipe ini memiliki toleransi yang rendah terhadap risiko dan merasa aman dengan produk investasi yang memberikan imbal hasil yang tidak besar tetapi bergerak stabil. Adapun produk investasi yang cocok dengan tipe ini adalah deposito, reksa dana pasar uang dan pendapatan tetap serta obligasi pemerintah. 

Moderat 

Mempunyai karakteristik yang siap menerima fluktuasi jangka pendek dengan imbal hasil yang lebih tinggi. Tipe ini cocok dengan investasi emas ataupun emas batangan. 

Agresif 

Pemilik profil risiko tipe ini siap untuk menerima kehilangan sebagian besar atau bahkan seluruhnya demi imbal hasil yang besar. Produk investasi yang cocok adalah reksadana saham dan saham. 

Memperhatikan aspek legalitas serta memastikan sesuai dengan jenis usaha yang dijalankan

Sebelum mulai berinvestasi, wajib hukumnya untuk menelusuri lebih jauh legalitas perusahaan tersebut telah memiliki izin usaha yang sesuai dengan usaha yang dijalani. 

Memahami regulator yang menaungi

Sesuai dengan daftar regulator yang telah disebutkan diatas, hal ini diperlukan apabila sewaktu-waktu terjadi sesuatu di masa mendatang. 

Membaca dengan seksama syarat dan ketentuan yang berkaitan dengan produk 

Hal ini diperlukan untuk mengetahui lebih jauh mengenai hak, kewajiban, manfaat, biaya serta risiko yang terdapat dalam produk tersebut. 

Apabila masih ragu atau bingung terhadap produk investasi yang ditawarkan, dapat menghubungi kontak regulator terkait 

Dengan penjelasan ciri-ciri investasi bodong serta tips untuk menghindari hal tersebut, dapat membantu Anda agar dapat berinvestasi dengan aman. Tentunya dengan terus selalu mempelajari informasi terkini yang terpercaya seputar dunia investasi. 


Kembangkan Aset Bersama Modal Rakyat

Modal Rakyat adalah platform P2P Lending yang mempertemukan antara pelaku UMKM yang membutuhkan pinjaman modal usaha (borrower) dan juga lender atau pemberi pinjaman. Kami sudah berdiri sejak 2018 dan berhasil menyalurkan pinjaman sebesar 1 triliun Rupiah. Modal Rakyat juga sudah terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Sebagai lender, Anda bisa mendanai mulai dari Rp25.000 saja. Anda juga akan mendapatkan keuntungan hingga 25% per tahun. Yuk, mendanai UMKM sekarang! Daftarkan diri Anda di sini dan gunakan kode promo BLOG25 untuk mendapatkan saldo gratis Rp25.000.

Bergabung juga dengan akun telegram Modal Rakyat untuk mendapatkan informasi peluang pendanaan paling update.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru