Finansial

Mengenal Reksa Dana Indeks: Cara Kerja dan Keunggulannya

Brigitta Winasis-

27 Oct 2021

Mengenal Reksa Dana Indeks: Cara Kerja dan Keunggulannya

Reksa dana indeks adalah produk investasi yang layak Anda lirik. Reksa dana indeks memiliki keunggulannya tersendiri daripada reksa dana saham, pendapatan tetap, campuran, serta Exchange Traded Fund (ETF).

Lalu apa itu produk reksa dana indeks? Apa saja keunggulannya? Berikut penjelasannya untuk Anda.


Baca juga: P2P Lending, Reksa Dana dan Deposito: Mana Paling Profit?


Apa itu Reksa Dana Indeks?

Reksa dana indeks merupakan bentuk reksa dana yang pengelolaannya dilakukan untuk memperoleh hasil investasi dengan menggunakan indeks tertentu sebagai rujukan, misalnya indeks obligasi atau saham.

Jenis reksa dana ini kurang lebih sama dengan reksa dana terbuka, di mana pembelian dan penjualan dapat dilakukan kapan saja di bursa. Reksa dana indeks cocok untuk investor yang ingin mengetahui transparansi penanaman modalnya.

Manfaat, risiko, cara membeli, serta kewajibannya mirip dengan reksa dana pada umumnya.

Walaupun tampak serupa, cara kerjanya berbeda dengan reksa dana konvensional. Berikut penjelasannya.


Cara Kerja Reksa Dana Indeks

Seperti disinggung di atas, reksa dana indeks mirip dengan indeks yang dirujuk. Imbal hasil atau return tidak menjadi tolok ukur baik buruknya kinerja reksa dana indeks.

Risiko atau fluktuasi harga juga tidak menjadi tolok ukur kinerja reksa dana ini. Melainkan diukur sesuai selisih performa reksa dana dengan indeks yang dirujuk.

Dengan begitu, jika performa reksa dana indeks lebih baik tetapi selisih dengan indeks yang dirujuk besar, maka dianggap tidak baik.

Selisih ini disebut dengan tracking error. Jika selisih yang didapat kecil, manajer investasi yang melakukan pengelolaan akan disebut berhasil. Terlebih jika tracking error yang dihasilkan adalah nol.


Keunggulan Reksa Dana Indeks

Reksa dana indeks sebetulnya belum terlalu populer di Indonesia. Pasalnya cara kerja reksa dana ini lebih rumit daripada jenis reksa dana lain.

Walaupun begitu, reksa dana indeks memiliki keunggulannya tersendiri. Berikut penjelasannya.

Risiko Kurang Agresif

Profil risiko reksa dana ini tidak terlalu agresif, sebab risiko pasarnya yang cenderung kecil.

Performanya sesuai dengan performa indeksnya, maka lebih terukur.

Portofolio Transparan

Reksa dana ini dinilai sebagai reksa dana dengan portofolio yang transparan. Dengan kata lain, investor dapat mengetahui portofolio investasinya.

Maka dari itu, investor tidak perlu khawatir jika terdapat saham yang kurang likuid.

Biaya Murah

Keunggulan lain dari reksa dana ini adalah biaya manajemen yang murah, sebab pengelolaannya dilakukan secara pasif dengan menyusun portofolio sesuai indeks yang diacu.

Maka dari itu, biaya pengelolaannya lebih efisien dan tidak membutuhkan banyak analis. Biaya transaksi relatif rendah karena manajer investasi tidak secara aktif menjalankan trading.


Baca juga: Investasi Reksa Dana Itu Menguntungkan, ini Pengertian dan Jenisnya!


Contoh Reksa Dana Indeks

Setelah mengetahui penjelasan tentang reksa dana indeks, Anda mungkin ingin tahu contohnya yang ada di Indonesia.

Sebagai acuan, produk dengan performa yang baik adalah yang memiliki selisih kecil antara imbal hasil dengan indeksnya.

Berikut contoh reksa dana indeks di Indonesia.

Premier IDX30

Yang pertama adalah premier IDX30. Manajer investasinya adalah PT Indo Premier Investment Management. Reksa dana indeks ini diluncurkan pada 1 November 2016.

Panin IDX30

Reksa dana ini dirilis pada 28 Desember 2017. Manajer investasinya adalah PT Panin Asset Management. Minimum investasi awal reksa dana indeks ini adalah Rp100.000.

Syailendra Indeks IDX30

Manajer investasi dari produk investasi ini adalah PT Syailendra Capital. PT tersebut berdiri sejak 2006.

PT Syailendra Capital berfokus kepada pengelolaan reksa dana konvensional, RDPT, serta discretionary fund.

Simas IDX30

Manajer investasi pada produk investasi ini adalah PT Sinarmas Asset Management.

PT ini berdiri mulai 9 April 2012. PT Sinarmas Asset Management melayani pengelolaan profesional serta pruden.

PT ini melayani pengelolaan berbagai produk investasi reksa dana.

Avrist Indeks LQ45

Manajer investasi pada produk investasi ini adalah PT Avrist Asset Management atau disebut Avram. Perusahaan ini berdiri mulai 2011 dan mendapat izin pada 18 Juni 2012.

Avram adalah anak perusahaan PT Avrist Assurance. Sang induk perusahaan berfokus pada investasi dengan kapitalisasi saham yang besar, likuiditas tinggi, serta kondisi keuangan yang baik.


Tips Menjalankan Investasi Reksa Dana Indeks

Ada beberapa tips yang dapat Anda terapkan sebelum menjalankan produk investasi yang satu ini, serta untuk mendapatkan hasil investasi yang maksimal. Berikut penjelasannya.

1. Pertimbangkan Profil Risiko

Profil risiko adalah hal yang penting diketahui sebelum Anda memulai investasi. Profil risiko akan membantu dalam menetapkan produk investasi yang paling tepat, yakni sesuai tingkat imbal hasil dan risiko yang berani Anda tanggung.

Pada prinsipnya, tingkat risiko yang berani diambil akan setara dengan imbal hasilnya. Jika ingin memperoleh keuntungan besar, maka Anda juga harus siap menanggung risiko kerugian yang besar.

2. Jangka Panjang

Reksa dana indeks saham biasanya sangat fluktuatif, yakni berubah terus-menerus. Anda dapat memperoleh hasil yang maksimal jika melakukan investasi dalam jangka panjang, yakni di atas lima tahun.

Namun risikonya Anda harus menyelaraskan tujuan keuangan juga. Pasalnya investasi jangka panjang biasanya untuk tujuan keuangan jangka panjang pula, misalnya pensiun.

3. Rutin

Apabila Anda sudah menemukan tujuan keuangan, Anda dapat merencanakan jumlah uang yang hendak diinvestasikan. Terlebih jika modal awal Anda hanya kecil, Anda harus secara rutin berinvestasi agar hasilnya lebih maksimal.

Kebiasaan rutin ini disebut strategi dollar cost averaging, yaitu melakukan investasi secara rutin dengan nominal yang sama. Contohnya melakukan investasi sebesar Rp100.000 per bulan selama periode lima tahun.

Dengan kebiasaan ini, Anda tidak usah mengkhawatirkan situasi pasar saham. Hal yang penting adalah Anda selalu menyisihkan uang untuk diinvestasikan.

Dengan begitu, Anda dapat memperoleh harga rata-rata investasi dengan risiko rendah karena pembeliannya dilakukan secara rutin.

4. Jangan Terlalu Sering Mengecek Portofolio

Mengingat reksa dana indeks sangat fluktuatif dalam jangka waktu singkat, jangan terlalu merasa penasaran hingga mengecek portofolio setiap hari.

Pasalnya Anda sudah menetapkan tujuan keuangan untuk jangka panjang, sehingga mengecek terlalu rutin akan membuat Anda tergoda mencairkannya sebelum tujuan keuangan tercapai.

Anda bisa melihat portofolio dalam jangka waktu tertentu, seperti setahun sekali. Jika ternyata tidak memenuhi ekspektasi, Anda bisa menambah atau mengambil alih ke produk lainnya.

5. Cairkan pada Saat yang Tepat

Investasi layaknya menanam pohon. Jika sudah berbuah, Anda bisa menikmati buahnya tanpa perlu menebang pohon itu sendiri.

Prinsip yang sama berlaku pada reksa dana indeks. Jika sudah menghasilkan return yang tinggi, tidak ada salahnya mengambil hasilnya untuk Anda nikmati.


Lakukan Pendanaan Sekarang Juga Melalui Modal Rakyat

Selain berinvestasi reksa dana, Anda kini bisa menanam aset dengan melakukan pendanaan. Salah satunya adalah dengan mendaftarkan diri sebagai pendana di P2P lending Modal Rakyat.

Layanan ini sudah berizin OJK, sehingga aset Anda dijamin keamanannya. Imbal hasil yang ditawarkan mencapai 18 persen per tahun.

Selanjutnya, minimal pendanaan yang bisa dilakukan rendah. Anda bisa mendanai mulai dari Rp25.000 saja.

Likuiditas yang ditawarkan juga tinggi. Anda bisa memilih durasi pendanaan, misalnya mulai dari satu bulan saja.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru