Finansial

5 Alasan Kenapa Muda Tetap Butuh Asuransi Kesehatan

Kabrina Rian Ferdiani-

16 Jul 2020

5 Alasan Kenapa Muda Tetap Butuh Asuransi Kesehatan

Tentunya bukan suatu hal yang mengherankan bila anak muda lebih kuat dan lebih sehat. Biasanya orang-orang yang rentan penyakit adalah mereka yang sudah di usia 40-an ke atas. Karena itu, banyak orang muda yang merasa tidak membutuhkan asuransi kesehatan.

Tapi konsep ini sebenarnya salah lho, karena asuransi kesehatan bukan masalah “Siapa yang lebih rentan terkena risiko penyakit?” Tetapi lebih ke masalah “Apa kamu siap menerima beban risiko finansial jika kamu sakit?”


Baca juga: Apa itu Asuransi Kesehatan? Mari Cari Tahu


Apa itu asuransi kesehatan?

Asuransi kesehatan adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan finansial jika kamu sedang mengalami suatu masalah kesehatan. Tergantung dengan jenis asuransi kesehatannya, ada yang memberi manfaat (uang pertanggungan) untuk biaya rawat jalan, biaya rawat inap, atau biaya unit gawat darurat (UGD). 

Prinsip kerja asuransi kesehatan juga sederhana. Kamu sebagai orang yang kesehatannya ingin diasuransikan akan membayar premi tiap bulan atau tahun ke pihak perusahaan. Jika sakit, pihak perusahaan akan menutupi biaya rumah sakit kamu. Sehingga walaupun kamu sakit secara mendadak, kamu tetap punya uang untuk menanggung beban finansial ini.

Apakah sama dengan asuransi penyakit kritis?

Nah, banyak orang yang salah mengira. Asuransi penyakit kritis dan asuransi kesehatan itu dua hal yang berbeda. Faktanya adalah asuransi penyakit kritis hanya berfokus kepada beberapa penyakit tertentu, seperti serangan jantung, stroke, dan lain. Kamu akan menerima manfaat saat terdiagnosa dan jika tutup usia dikarenakan penyakit kritis yang ditanggung.

Sementara, asuransi kesehatan tidak pandang bulu penyakitnya apa atau disebabkan oleh apa (kecuali memang tertulis di pengecualiaan ya). Biasanya jika kamu harus menjalani rawat inap atau intensif, maka kamu bisa klaim asuransi kesehatan kamu.


Kenapa sih masih muda butuh asuransi kesehatan?

Setelah mengerti asuransi kesehatan, kamu pasti bertanya-tanya untuk apa anak muda punya asuransi kesehatan? Kan masih muda, masih sehat, masih tidak butuh. Tapi justru sebaliknya, ada 5 alasan kenapa anak muda tetap butuh asuransi kesehatan. 

1. Risiko sakit tetap ada

Walaupun anak muda lebih kuat secara jasmani, tetapi risiko sakit tetap ada. Pastinya siapapun pernah dan akan sakit, bukan? Tidak ada yang sepenuhnya imun dari penyakit apapun itu. Hal ini terbukti dan sangat kita rasakan terutama di tengah pandemi. 

Karena itu, tidak ada salahnya mempunyai asuransi kesehatan walau muda. Kamu memang lebih kuat, tapi tidak menjadikan kamu imun dari risiko penyakit. Selain itu, belum lagi jika kita berbicara bahwa anak muda rentan untuk mengalami risiko kecelakaan. Jika dibutuhkan rawat inap atau bahkan rawat intensif, asuransi kesehatan bisa menyelamatkan kamu dari biaya kesehatan yang sangat tinggi.

2. Premi asuransi lebih murah

Seiring bertambahnya usia, premi asuransi akan menjadi semakin mahal. Jika kamu memilih untuk memulai berasuransi di usia 45, harga preminya bisa dua kali lebih mahal dibanding jika berumur 25 tahun. 

Karena itu, lebih baik untuk punya asuransi kesehatan dari sekarang. Mumpung masih murah, kamu lebih bisa menyesuaikan dan terbiasa dengan membayar asuransi. Selain mendapat lebih murah, kamu juga bisa mendapatkan proteksi lebih cepat dan lebih bisa terlindungi, bukan?

3. Belajar mengatur keuangan

Namanya juga masih muda, mungkin masih belum terlalu berpikir ke depan untuk masalah keuangan. Cicilan pun masih belum banyak dan tanggungan finansial, seperti pasangan atau anak, belum ada.

Tapi memulai berasuransi menjadi salah satu langkah penting agar kamu sebagai anak muda juga bisa lebih melek finansial. Semua orang yang sudah melakukan financial planning, tentunya tahu pentingnya menyisihkan uang untuk mempunyai asuransi. Hal ini dikarenakan asuransi kesehatan akan melindungi kamu dari risiko finansial yang mungkin terjadi. 

4. Tabungan untuk masa depan

Selain menjadi bagian dari langkah penting dalam financial planning, asuransi kesehatan juga sebagai alat bantu kamu untuk berinvestasi jika nanti kamu mengidap penyakit. Ingat: Tidak ada orang yang kebal dari semua jenis penyakit. 

Kamu bisa menganggap asuransi kesehatan sebagai tabungan dana darurat untuk kesehatan kamu. Walaupun berbeda, tapi asuransi kesehatan bisa menjadi lebih baik dibanding menyimpan dana darurat saja karena manfaat yang diberi juga berkali-kali lipat. 

Coba kita umpamakan kamu membeli asuransi kesehatan dengan premi Rp40.000 per bulannya. Jika lima tahun kemudian, kamu mengalami kecelakaan dan harus rawat intensif selama 20 hari. Untuk rawat intensif, kamu bisa mendapatkan manfaat senilai Rp400.000 / hari dari asuransi kesehatan kamu. Ini berarti kamu akan menerima total manfaat sebesar Rp8 juta. Padahal dalam lima tahun itu, kamu hanya mengeluarkan Rp2,4 juta untuk asuransi kesehatan. 

Jadi kamu akan menerima manfaat yang banyak. Perlu diingat bahwa memang kita semua berharap tidak akan sampai mengalami kecelakaan pada awalnya. Tapi jikalau pun kamu mengalami kemalangan ini, kamu akan menerima manfaat yang kamu tabung selama ini.

5. Biaya kesehatan mahal

Biaya kesehatan itu bukan main-main mahalnya. Anggap kamu tidak mengambil kelas VIP, kamu hanya mengambil Kelas II. Harganya di tahun 2020 sudah setinggi Rp675.000 per harinya. Dalam 4 hari saja, kamu harus menghabiskan Rp2,7 juta. 

Belum lagi kalau kita harus menghitung inflasi biaya kesehatan di masa depan. Tahukah kamu bahwa menurut angka perubahan Indeks Harga Konsumen untuk biaya kesehatan dan biaya lain pada umumnya mencapai 2 kali lipat di tahun 2020? Ini berarti tingkat inflasi biaya kesehatan itu dua kali lipat dibanding harga inflasi barang lainnya. Sedangkan, tingkat inflasi barang baku aja sudah mahal.

Walau mungkin tidak menutupi biaya kesehatan sepenuhnya, tapi biaya kesehatan kamu dikurangi jauh. Jadi tidak perlu diragukan lagi, asuransi kesehatan itu bisa sangat membantu kamu untuk meringankan beban finansial. Ada baiknya mulai berasuransi kesehatan, mumpung masih muda.

Tapi asuransi kesehatan kan mahal?

Asuransi kesehatan gak harus mahal kok. Kalau di Super You, mungkin banget buat kamu mendapatkan asuransi kesehatan dengan harga premi mulai dari Rp39.500 per bulan saja. Cocok bagi kamu yang masih muda dan ingin coba memulai berasuransi. 

Kamu bisa mendapatkan santunan biaya rawat inap harian, biaya rawat intensif harian, dan uang pertanggungan untuk tutup usia. Prosesnya pun tidak sesulit atau seribet yang kamu kira, hanya mengisi data melalui form di website, dan kamu sudah terdaftar.

Jadi jangan cari-cari alasan lagi ya untuk menunda asuransi. Bagaimanapun juga, asuransi sangat penting bagi kamu walaupun kamu masih muda. Semua demi kesehatanmu dan juga masa depan yang lebih baik kok.


Baca juga: Berbagai Jenis Asuransi Kesehatan yang Wajib Anda Ketahui

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru