Finansial

Ingin Investasi Deposito? Perhatikan Ini Dulu!

Kabrina Rian Ferdiani-

19 Jan 2021

Ingin Investasi Deposito? Perhatikan Ini Dulu!

Melakukan investasi dengan cara membuka deposito adalah rencana terbaik untuk menyimpan harta kekayaan supaya bertambah banyak. Karena semakin banyak jumlah uang yang dimasukkan, keuntungannya juga lebih meningkat. Maka dari itu produk perbankan ini cocok sekali untuk pemula yang ingin berinvestasi.

Karena produk ini tidak terpengaruh pergerakan pasar perekonomian nasional dan global. Jadi investasi ini cocok sekali bagi mereka yang ingin meningkatkan perekonomiannya sebagai instrumen untuk membuat uangnya bertambah banyak. Terlebih proses pembukaannya juga sederhana dan mudah! Hampir semua bank pasti menawarkan produk tersebut.

Seperti yang diketahui bahwa semakin besar risikonya, keuntungan investasi juga berbanding lurus. Namun ini berbeda sekali dengan produk deposito yang risikonya jauh lebih rendah namun keuntungannya sangat menjanjikan. Namun meski begitu sebaiknya jangan menyepelekan jenis investasi ini.

Karena bila tidak mengelolanya dengan baik, jumlah keuntungannya menjadi tidak maksimal seperti perhitungan awal yang diharapkan. Maka dari itu Anda harus memahami beberapa hal penting di bawah ini bila ingin mencoba jenis produk investasi perbankan seperti ini. Sehingga manfaatnya bisa lebih maksimal.


Baca juga: Deposito vs Tabungan: Pilih Mana? Ini Penjelasannya!


Pentingnya Memilih Jangka Waktu Deposito

Sebelum memilih jenis investasi ini, putuskan dulu jangka waktunya berapa lama supaya sesuai dengan kebutuhan. Anda bisa memilih dari 1 bulan sampai dengan waktu yang ditetapkan agar hasilnya bisa lebih maksimal untuk jangka panjang. Namun meski begitu semuanya kembali pada kebutuhan masing-masing nasabah.

Jika ingin mendapat manfaatnya dalam jangka pendek, maka pilih saja tenor yang waktunya tidak lebih dari 6 bulan. Selain itu catat tanggal jatuh temponya juga karena proses deposito akan dilanjutkan secara otomatis bila uangnya tidak dicairkan pada tenor tersebut.

Untuk proses penyalurannya sendiri biasanya berbeda-beda. Anda bisa memilih tenor jangka panjang sampai pendek sesuai kebutuhan. Karena memang teknik penyalurannya memiliki kurun waktu tidak sama sehingga Anda bisa menjadikannya sebagai cara untuk menganalisa likuiditas depositonya sendiri.

Jika likuiditas investasi jangka pendek terlihat lebih besar, maka Anda bisa memilih yang tenornya pendek. Jadi sesuaikan saja dengan likuiditasnya dulu agar hasilnya bisa lebih maksimal seperti yang Anda harapkan. Tentunya itu akan jauh lebih menguntungkan daripada Anda tidak memahami sama sekali tentang jangka waktunya.


Pentingnya Memahami Besaran Setoran dan Cairan Deposito

Besaran setoran dari awal serta proses pencairannya harus diperhatikan sejak dini sebelum melakukan investasi ini. Jumlah setoran awal minimal masing-masing bank biasanya bermacam-macam. Namun umumnya setoran awal rata-rata masing-masing perbankan dimulai dari Rp8 juta tergantung dari bank mana pilihan Anda.

Sebelum menaruh dana untuk membuka rekening deposito, biasanya Anda akan mendapatkan simulasi perolehan dari uang yang akan disimpan tersebut dalam waktu tertentu sesuai dengan tenornya. Sehingga dengan begitu Anda tahu berapa banyak keuntungan yang diperoleh dari awal ketika memilih jangka waktu tertentu.

Sementara itu untuk peraturan pencairannya sendiri sebaiknya jangan pernah menarik uang sebelum batas waktunya. Karena tabungan dan investasi ini berbeda sekali. Jika menabung bisa dicairkan kapan saja, maka itu berbeda dengan produk investasi ini. Uang yang sudah disimpan baru boleh dicairkan sesuai jatuh tempo saja.

Jika Anda tetap mencairkan uang deposito sebelum jatuh temponya, maka ada biaya atau denda yang akan dikenakan dari pihak bank sesuai ketentuan dari awal. Maka dari itu perhatikan tenor atau periodenya dulu sebelum melakukan pencairan uang dari produk perbankan ini.


Baca juga: Produk-Produk Deposito yang Bisa Dipilih


Memahami Bunga dan Jatuh Tempo Itu Penting!

Dalam hal ini setiap bank memiliki suku bunga tidak sama. Anda harus memperhatikan suku bunganya agar keuntungannya lebih maksimal. Selain itu jangan lupa memperhatikan jatuh temponya juga sebelum melakukan investasi ini. Setidaknya sesuaikan dengan kebutuhan pada periode waktu tertentu agar keuntungan bunganya juga banyak.

Selain itu perhatikan pula tenor jatuh temponya karena hal tersebut mempengaruhi proses pencairan dananya. Bila dari awal Anda memilih jatuh tempo selama 12 bulan, artinya dana tersebut baru bisa dicairkan pada masa tersebut. Sehingga Anda harus segera mencairkannya sesuai tenornya jika memang benar-benar membutuhkannya.

Karena jika Anda tidak segera mencairkannya pada tenor tersebut, maka prosesnya langsung dilanjutkan pada 12 bulan berikutnya secara otomatis. Maka dari itu pastikan selalu mencatat dan mengingat-ingat kapan waktu jatuh tempo saat ingin melakukan investasi ini pada pihak perbankan.


Baca juga: Keuntungan Investasi Deposito yang Harus Diketahui Pemula


Kelebihan dari Melakukan Investasi Deposito

Pada dasarnya ada banyak keuntungan jika memilih produk ini daripada jenis investasi pada umumnya. Dilihat dari segi risikonya sangat kecil sehingga Anda tidak akan risau dibuatnya. Selain itu, uang setorannya juga dapat dijadikan sebagai jaminan bila Anda ingin mengajukan kredit.

Lebih menariknya lagi adalah ternyata setoran awalnya kecil sehingga tidak akan memberatkan calon nasabah deposito. Hanya saja Anda harus tahu bahwa suku bunganya biasanya relatif lebih kecil daripada jenis investasi pada umumnya, khususnya ketika membicarakan tentang pasar saham.

Ada peraturan waktu yang ditetapkan sehingga Anda tidak bisa mencairkannya sesuka hati. Selain itu Anda akan dikenakan pajak bila memiliki simpanan investasi ini melebihi dari Rp7,5 juta. Besaran pajaknya bisa mencapai 20%. Jadi sebaiknya Anda harus memperhatikan dengan baik segala bentuknya saat ingin melakukannya.

Menaruh dana ke dalam investasi ini tidak semata-mata untuk membuat uang aman. Namun Anda harus menetapkan tujuannya dulu sebelum membuka rekening investasi ini, apakah digunakan untuk tujuan jangka pendek atau panjang. Dengan memperhatikan seperti apa deposito, itu akan membuat Anda mendapatkan manfaatnya lebih maksimal.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru