Bisnis

Butuh Pinjaman Modal? Kenali Dulu Penjelasan dan Tipsnya

Brigitta Winasis-

07 Jul 2021

Butuh Pinjaman Modal? Kenali Dulu Penjelasan dan Tipsnya

Besarnya modal usaha memang bukan faktor untuk menentukan kesuksesan suatu bisnis. Namun modal tetap dibutuhkan untuk menggerakkan operasional bisnis tersebut. Usaha akan sulit berkembang tanpa modal yang kuat.

Di dunia digital ini, semakin mudah bagi mereka yang butuh pinjaman modal. Pasalnya kini banyak alternatif penyedia layanan pinjaman, tidak hanya melalui lembaga perbankan konvensional seperti zaman dulu.

Proses pengajuannya pun relatif lebih cepat dan bunganya lebih terjangkau. Syarat-syaratnya cenderung lebih mudah dipenuhi.

Sebelum menentukan pinjaman modal usaha yang tepat untuk Anda, ada baiknya mengenali terlebih dahulu jenis-jenis pinjaman yang ada. Selanjutnya, Anda dapat mencari tahu tips dalam menentukan pinjaman yang tepat. Berikut penjelasannya.


Baca juga: Usaha Jajanan Rumahan Modal Kecil Menguntungkan


Pengertian Modal Usaha

Modal usaha adalah biaya yang dibutuhkan untuk transaksi jual beli. Tujuannya menambah penghasilan bagi si pemilik modal sendiri dan lain-lain. Modal juga dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis.

Modal bisa diibaratkan bahan bakar bagi sebuah usaha. Akses terhadap modal juga signifikan demi kesuksesan usaha. Tentu saja, di samping produk itu sendiri dan pelayanan yang baik.

Pemilik usaha yang ingin mencakup jangkauan pasar lebih lebar serta menambah kuantitas dan kualitas produksi, tentu membutuhkan modal lebih. Bagi pemilik usaha yang memiliki aset tentu tidak masalah.

Namun jika tidak memiliki aset atau modalnya minim? Meminjam modal usaha dapat menjadi solusinya.


Jenis Modal Usaha

Terdapat dua jenis modal usaha, yaitu modal kerja dan kredit investasi. Berikut penjelasannya.

Modal Kerja

Modal kerja dimanfaatkan untuk kebutuhan arus kas operasional perusahaan. Modal yang disebut juga working capital ini diberikan kepada pemilik usaha untuk memulai atau mengembangkan bisnis. Kredit modal kerja dapat diangsur maupun diperpanjang sesuai kemampuan debitur.

Kredit Investasi

Kredit jenis ini dimanfaatkan untuk membayar kebutuhan barang yang menjadi modal, seperti alat, pengembangan usaha, dan kebutuhan terkait investasi lainnya. Kredit investasi ditawarkan kepada bisnis yang sudah berjalan beberapa tahun.

Cicilan kredit investasi biasanya lebih fleksibel, yakni sesuai dana yang diinvestasikan. Kreditur akan melakukan analisis terkait tujuan penggunaan dana usaha.


Jenis Pinjaman Modal Usaha

Ada berbagai alternatif pinjaman modal usaha selain perbankan. Kenali terlebih dahulu jenis-jenis modal usaha yang ada.

1. Kredit Usaha Rakyat

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah yang paling umum di masyarakat. Kredit ini berasal dari bank pemerintah. Bunga KUR cenderung lebih rendah daripada pinjaman modal usaha lain, karena disubsidi pemerintah.

Pemerintah turut mengatur pola penjaminan bagi nasabah KUR. Pada sektor pertanian, industri kecil, perikanan, kehutanan, dan lain-lain, agunannya sebesar 80 persen dari plafon pinjaman.

Selain bidang usaha yang sudah ditetapkan, jaminannya senilai 70 persen.

Maksimal total pinjaman adalah Rp500 juta. Bunga yang diterapkan berkisar 7 persen per tahun atau 0,6 persen per bulan.

2. Kredit Tanpa Agunan

Kredit Tanpa Agunan (KTA) tidak membutuhkan jaminan dari individu atau badan usaha yang mengajukannya. Ada sejumlah syarat administrasi yang harus dipenuhi dalam permohonan KTA. Misalnya berusia 21 hingga 65 tahun dan melengkapi keperluan dokumen yang diminta.

3. Modal Ventura

Pengadaan pinjaman ini dilakukan lembaga bukan bank dengan ketentuan kesepakatan kerja sama. Modal ventura juga berkonsep tanpa jaminan. Secara sederhana, modal ventura adalah pinjaman modal usaha dalam bentuk seperti modal yang ditanam pada bisnis.

Ada tiga jenis pinjaman ini, yakni pembiayaan ekuitas, semi pembiayaan ekuitas, serta bagi hasil.


Baca juga: Kenali Jenis Modal Usaha dan Cara Mendapatkannya


4. Kredit Usaha Mikro

Jika bisnis Anda masih berskala mikro, pinjaman ini cocok untuk Anda. Kredit ini ditujukan bagi pengusaha mikro dengan plafon Rp50 juta. Umumnya pinjaman jenis ini tidak meminta jaminan.

Walaupun begitu, karena tidak meminta jaminan, proses seleksi kredit usaha mikro cukup ketat. Pihak bank akan melakukan survei agar mengetahui kelayakan pemilik bisnis memperoleh pinjaman.

5. Peer-to-peer (P2P) Lending

Platform ini menyediakan jasa pinjam-meminjam uang berbasis teknologi finansial atau fintech. Layanan ini memungkinkan Anda mendapat pinjaman dalam waktu singkat, karena pengajuannya dilakukan secara daring. Anda dapat melakukannya melalui ponsel saja. Syarat-syarat dokumennya pun terbilang mudah, seperti KTP dan bukti penghasilan.

Walaupun begitu, Anda harus cermat dalam memilih layanan P2P lending. Pastikan P2P lending yang Anda pilih sudah berizin di OJK (Otoritas Jasa Keuangan). P2P lending yang tidak sesuai peraturan Otoritas Jasa Keuangan biasanya meminta bunga dalam jumlah besar.

Anda juga harus memastikan rekam jejak layanan P2P lending tersebut. Jika tidak, nantinya akan membuat Anda kesulitan.

6. Dompet Elektronik

Penyedia layanan dompet elektronik, atau e-money bukan bank, banyak yang menawarkan pinjaman berbasis fintech. Pinjaman diberikan dalam bentuk paylater.

Untuk mengajukan layanan paylater, Anda harus menjadi pengguna layanan dompet elektronik mereka. Cicilan ini bersifat tanpa kartu kredit. Jumlahnya mungkin tidak besar, tetapi cukup untuk membantu menambah modal bisnis berskala kecil.

7. Marketplace atau E-commerce

Banyak marketplace atau e-commerce yang kini menawarkan modal usaha kepada merchant mereka. Layanan ini dapat dinikmati merchant yang berjualan di platform tersebut. Modal usaha yang ditawarkan berdasarkan riwayat transaksi merchant tersebut.


Tips agar Pinjaman Modal Cepat Disetujui

Perhatikan sejumlah tips berikut jika Anda ingin pinjaman modal Anda segera disetujui kreditur.

1. Bisnis yang Jelas

Hal ini penting karena pinjaman diberikan berdasarkan usaha Anda. Biasanya kreditur juga memberi syarat seperti berapa lama usaha sudah berjalan.

Kreditur juga akan mengecek riwayat keuangan debitur dan kepatuhan dalam membayar pinjaman. Selain itu, pastikan bisnis Anda sedang dalam kondisi sehat dan berjalan aktif.

2. Kelengkapan Dokumen

Salah satu tips paling penting adalah menyiapkan dokumen selengkap-lengkapnya sesuai yang diminta pemberi pinjaman.

3. Tidak Menerima Pinjaman dari Tempat Lain

Untuk mengajukan pinjaman, pastikan Anda sedang tidak meminjam dari tempat peminjaman modal usaha lainnya, baik itu bank, fintech, atau lembaga lain.


Dapatkan Dana Tambahan untuk Usaha Anda Melalui P2P Lending Modal Rakyat

Salah satu layanan P2P lending yang hadir di Indonesia adalah Modal Rakyat. Anda bisa mendaftarkan diri menjadi peminjam untuk mendapat modal tambahan bagi usaha Anda.

Dengan proses yang mudah dan cepat, pinjaman Anda dapat disetujui hanya dalam waktu lima hari kerja. Selain itu bunga pinjaman akan disesuaikan dengan risiko usaha Anda dan relatif lebih kompetitif dibandingkan alternatif pinjaman lain.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru