Bisnis

Minim Modal Lahan? Coba Bisnis Food Truck yang Menjanjikan

Brigitta Winasis-

03 Jul 2021

Minim Modal Lahan? Coba Bisnis Food Truck yang Menjanjikan

Bisnis makanan memang selalu berkembang. Pasalnya pangan adalah kebutuhan pokok manusia, sehingga bisnis makanan tidak akan pernah kehabisan pelanggan.

Pemilik usaha kuliner pun berusaha agar terus berinovasi. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah membuat bisnis food truck.

Food truck memiliki konsep menggunakan kendaraan roda empat yang sudah dimodifikasi dengan desain menarik. Kendaraan yang biasanya digunakan adalah mobil berukuran besar. Di dalamnya terdapat dapur mini untuk menyiapkan makanan.

Di berbagai negara, konsep food truck dengan mudah ditemui. Food truck mengusung konsep kepraktisan, karena mudah berpindah tempat. Berikut penjelasan lebih lanjut tentang food truck.


Baca juga: Strategi Bisnis Rumahan Agar Menjangkau Pasar Lebih Luas


Peluang Bisnis Food Truck

Peluang untuk menjalankan bisnis food truck sangat lebar karena masih sedikit yang menggunakan konsep ini. Selain membutuhkan modal yang kecil, bisnis tersebut menawarkan omzet besar.

Anda tidak memerlukan modal tanah atau bangunan yang banyak, apalagi sampai menyewa lahan. Modal yang Anda butuhkan cukup mobil box, meja dan kursi lipat, dekorasi, peralatan dapur, peralatan makan dan minum, serta genset.

Jika Anda pintar-pintar berburu peralatan, Anda membutuhkan modal tidak lebih dari Rp100 juta. Peralatan yang dipakai pun tidak perlu baru. Bekas tidak masalah asal masih berfungsi dengan baik.

Lahan yang Anda sewa tentu tidak perlu terlalu luas. Sebagian halaman dari sebuah bangunan sudah cukup memadai. Hal ini tentu lebih murah daripada menyewa seluruh bangunan.

Keuntungan lainnya adalah food truck dapat dengan mudah dipindahkan. Seandainya tempat Anda membuka usaha kurang prospektif, Anda bisa mengalihkan food truck ke tempat lainnya yang lebih menguntungkan.

Pasalnya jika Anda bersikeras bertahan di tempat tersebut, bisa-bisa Anda merugi. Dengan menggunakan truk makanan, Anda tidak perlu pusing-pusing memindahkan lokasi usaha ke tempat yang lebih menguntungkan. Pastinya biaya perpindahan itu tidak semahal tempat makan konvensional lainnya.

Anda dapat menawarkan bisnis kuliner tersebut melalui media sosial. Anda dapat memberitahu pelanggan lokasi truk makanan tersebut berada. Anda juga dapat mempromosikan makanan dan minuman apa saja yang dijual. Dengan demikian, Anda dapat meraih pasar secara lebih luas.

Kelebihan lainnya adalah Anda bisa menghadiri event seperti festival kuliner. Anda tidak harus repot-repot memusingkan bagaimana membuka stand dari nol. Anda cukup membawa truk makanan tersebut ke event. Istilahnya, jemput bola konsumen.

Jika Anda cukup sering menghadiri acara seperti festival kuliner dan semacamnya, Anda dapat bekerja sama dengan event organizer (EO). Anda dapat menjadi partner resmi mereka setiap kali ada acara.


Langkah-langkah Memulai Bisnis Food Truck

Melihat minat masyarakat terhadap bisnis food truck, Anda mungkin tertarik menjajalnya. Berikut langkah-langkah yang disarankan jika Anda ingin membuka food truck.

1. Menentukan Konsep

Anda harus memulai dengan konsep yang ingin dijalani. Food truck identik dengan makanan cepat saji yang mudah dibuat. Hal ini penting, mengingat akan berkaitan dengan peralatan yang akan dibeli.

Misalkan Anda akan berjualan hotdog, Anda akan memerlukan tempat grill kecil. Apabila Anda akan berjualan kentang goreng, Anda memerlukan penggorengan. Atau Anda memilih berjualan es krim, Anda membutuhkan tempat lebih untuk cooler.

Jika Anda kebingungan, carilah inspirasi di internet. Anda bisa menyontek dan menyesuaikan dengan kebutuhan food truck. Ada banyak desain food truck dengan berbagai konsep, mulai dari industrial hingga vintage. Sesuaikan dengan tipe makanan Anda.

2. Menentukan Menu

Apapun konsep berjualannya, makanan dan minuman yang dijual adalah yang utama. Untuk konsep food truck, makanan siap saji lebih cocok karena mudah diolah dan tempat yang terbatas.

Anda juga dapat menambahkan kesan unik dari makanan Anda. Misalkan dari segi pengemasan. Tujuannya agar makanan tersebut layak diunggah ke media sosial untuk promosi. Namun tetap jangan lupa dengan rasa sebagai aspek utama yang dijual.

Pastikan selalu proses penyajian makanan ringkas, mengingat tempat yang terbatas di dalam truk makanan. Agar lebih mudah, pilihlah makanan yang populer, mudah, dan banyak digemari.

3. Membuat Anggaran

Selanjutnya Anda harus mengatur anggaran terkait apa saja yang dibelanjakan dan dari mana Anda memperoleh pemasukan. Apabila dana pribadi Anda tidak cukup, Anda dapat meminjam dari bank.

Pertimbangkan berapa jumlah pinjaman yang Anda mampu. Hitung pula jumlah bunga yang Anda bayar selama masa pinjaman.

Anda harus teliti membuat anggaran ini agar tidak ada yang terlewat. Jika perlu, gunakan software keuangan.

4. Mencari Mobil atau Truk

Anda diharuskan memiliki kendaraan roda empat, sesuai dengan konsep food truck. Anda dapat menyesuaikan bentuk mobil sesuai yang diinginkan.

Mengenai kendaraan tersebut, Anda dapat membeli atau mengambil kredit. Jika Anda dapat memodifikasi kendaraan lama Anda menjadi baru, hal itu tentu akan lebih baik karena menghemat anggaran.

5. Mencari Izin Legalitas dan Lisensi

Agar aman, bisnis Anda tentu harus berizin legal dan memiliki lisensi. Anda tidak bisa sembarangan memarkirkan truk makanan anda.

Selain itu, Anda harus memiliki surat izin mengemudi, bukti kepemilikan truk, serta surat-surat lainnya terkait izin bisnis. Setiap tempat memiliki kebijakan yang berbeda, karena di Indonesia sendiri belum ada ketentuan tentang industri food truck. Anda dapat mencari tahu di internet terkait dokumen apa saja yang dibutuhkan.

Anda juga dapat bertanya ke RT setempat jika hendak membuka usaha di area perumahan. Atau tanyakan kepada petugas kantor jika berada di area perkantoran.

6. Mencari Supplier

Anda perlu mencari supplier tempat membeli bahan makanan atau minuman yang dijual. Tidak mungkin Anda dapat menyediakan semuanya sendiri.

Carilah supplier dengan harga dan kualitas yang memadai. Hal ini bertujuan menekan biaya produksi.

Pastikan pula penyimpanan bahan makanan dengan baik, mengingat tempatnya yang terbatas. Tujuannya agar makanan selalu segar dan tidak menghabiskan banyak tempat.

7. Promosikan Lewat Media Sosial

Promosikan bisnis Anda lewat berbagai media sosial. Mulai dari Instagram, Facebook, YouTube, Twitter, Pinterest, TikTok, dan lain-lain.

Dengan demikian, bisnis Anda mudah diketahui orang lain. Anda juga dapat dengan mudah berinteraksi dengan pembeli.

Jika food truck Anda berpindah-pindah, Anda dapat menginformasikan lokasi tempat Anda berjualan. Mungkin Anda juga bisa mempromosikan diskon khusus yang sedang berlangsung agar semakin mengundang minat pelanggan.


Baca juga: 11 Bisnis dengan Modal Usaha Hanya 2 Juta


Dapatkan Modal Usaha Anda di P2P Lending Modal Rakyat

Demikian penjelasan tentang bisnis food truck. Untuk memulai usaha, Anda tentu memerlukan modal lumayan.

Anda bisa mendapatkannya dengan menjadi peminjam di layanan P2P lending Modal Rakyat. Dengan proses yang mudah dan cepat, pinjaman Anda dapat disetujui hanya dalam waktu lima hari kerja. Selain itu bunga pinjaman akan disesuaikan dengan risiko usaha Anda dan relatif lebih kompetitif dibandingkan alternatif pinjaman lain.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru