Finansial

Cara Berinvestasi bagi Pemula dan Rekomendasi Instrumennya

Pretty Angelia Wuisan-

13 Apr 2022

Cara Berinvestasi bagi Pemula dan Rekomendasi Instrumennya

Cara berinvestasi bagi pemula perlu dipahami untuk investor pemula yang ingin serius menjalankan investasi. Cara investasi yang benar akan membuat Anda sukses mencapai tujuan investasi.

Di sini akan dijelaskan tips investasi yang aman untuk pemula, hal yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi, dan rekomendasi investasi pemula.


Baca juga: 10 Aplikasi Investasi untuk Pemula Penghasil Profit


Bagaimana Cara Berinvestasi bagi Pemula?

Cara investasi bagi pemula ini akan membantu Anda yang belum pernah berinvestasi memahami dasar-dasar berinvestasi. Ini penjelasannya.

  • Menentukan tujuan berinvestasi
  • Menggunakan uang dingin untuk berinvestasi
  • Berinvestasi yang rutin
  • Memahami profil risiko diri Anda
  • Memilih perusahaan investasi berizin legal
  • Diversifikasi
  • Mau belajar terus

1. Menentukan tujuan berinvestasi

Cara investasi untuk pemula yang cukup penting adalah  menetapkan tujuan investasi. Jangan anggap remeh tujuan investasi Anda karena hal itu yang akan menyemangati Anda untuk terus berinvestasi apapun keadaannya.

Isi tujuannya terserah Anda karena Anda sendiri yang akan memulainya. Catat tujuan investasi itu di awal dan tempelkan pada tempat-tempat yang bisa dilihat setiap hari supaya Anda terus mengingatnya.

2. Menggunakan uang dingin untuk berinvestasi

Pastikan modal yang Anda pakai untuk berinvestasi adalah uang dingin, yaitu jenis uang yang tidak digunakan untuk kebutuhan. Uang tersebut ada karena disimpan saja.

Jangan menggunakan uang hasil berutang untuk berinvestasi. Investasi dan berutang sama-sama memiliki risiko yang mengurangi nilai uang Anda. Ketika investasi merugi, Anda jadi kesulitan untuk mengembalikan utang.

3. Berinvestasi yang rutin

Tidak masalah jika Anda memulai investasi dari modal yang sebenarnya tidak seberapa. Anda bisa menambah modal sedikit secara rutin setiap bulan pada instrumen yang sudah dipilih.

Nanti keuntungan yang Anda peroleh pun akan mengikuti berapa jumlah modal yang Anda tanamkan. Yang terpenting adalah Anda juga harus mahir melakukan analisis untuk menghindari berbagai risiko yang bisa membuat Anda merugi.

4. Memahami profil risiko diri Anda

Profil risiko masing-masing investor bisa berbeda. Anda bisa jadi memiliki profil risiko yang berbeda dengan investor kenalan Anda, jadi tetaplah percaya diri, tidak perlu ikut-ikutan yang lain.

Profil risiko itu ada yang agresif, yaitu investor yang mengharapkan keuntungan tinggi, jadi berani memiliki investasi yang berisiko tinggi.

Ada yang moderat, yaitu mereka yang mengharapkan keuntungan sedang dan mau menghadapi risiko yang tergolong sedang.

Ada lagi yang konservatif, yaitu mereka yang paling santai dalam berinvestasi dengan memilih investasi risiko rendah.

5. Memilih perusahaan investasi berizin legal

Pastikan perusahaan investasi yang Anda pilih sudah berizin legal. Perusahaan yang sudah memperoleh penilaian legal berjalan sesuai dengan aturan pemerintah.

Perusahaan legal ini juga jauh dari praktik investasi bodong yang saat ini begitu mengkhawatirkan karena sudah banyak korban yang tertipu olehnya. Kegiatannya diawasi oleh pemerintah.

Supaya Anda tidak terkena investasi bodong, pilih yang legal-legal saja. 

6. Diversifikasi

Anda perlu melakukan diversifikasi, yaitu menyimpan modal Anda pada beberapa instrumen investasi. Hal ini bertujuan demi mengurangi risiko yang bisa terjadi kapan saja. 

Anda perlu menyeimbangkan portofolio agar investasi yang Anda pilih bisa saling menutupi kerugian (apabila terjadi).

Contoh diversifikasi yang bisa dilakukan adalah Anda berinvestasi saham dan emas di waktu yang bersamaan. Kedua jenis investasi itu punya sifat yang berbeda ketika menghadapi krisis. Saat krisis saham akan turun, sedangkan emas mengalami kenaikan.

7. Mau belajar terus

Belajar investasi untuk pemula dan yang sudah ahli adalah sebuah keharusan. Kalau pemula akan mempelajari bagian dasar, yang ahli akan berhadapan dengan dunia investasi yang lebih rumit.

Anda perlu memahami bagaimana strategi investasi yang tepat dengan secara langsung terjun ke dunia investasi. Jadi, jangan takut menghadapi sesuatu yang baru karena bisa jadi pintu keberhasilan dimulai dari sana. 


Apa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Mulai investasi? 

Sebelum berinvestasi, ini yang mesti diperhatikan.

  • Berkomitmen dalam berinvestasi
  • Tidak ada salahnya mempelajari bermacam instrumen investasi
  • Uang untuk berinvestasi jangan dari utang
  • Pilih investasi sesuai dengan profil risiko
  • Investasi tidak soal untung saja, tapi ada risiko

1. Berkomitmen dalam berinvestasi

Investasi bukan kegiatan bermain-main karena keuntungan dan risikonya nyata. Pastikan Anda mulai berinvestasi dengan serius. Hal ini pun akan membuat Anda cepat paham dunia investasi yang dinamis.

2. Tidak ada salahnya mempelajari bermacam instrumen investasi

Sebaiknya Anda mempelajari lebih dari satu jenis investasi. Hal ini akan memudahkan Anda dalam diversifikasi. 

Mempelajari berbagai jenis investasi juga akan memudahkan Anda menemukan investasi yang pas dengan profil risiko.

3. Uang untuk berinvestasi jangan dari utang

Hal ini harus Anda perhatikan sebaik-baiknya karena sudah banyak yang apes berinvestasi menggunakan utang. Biasanya berutang dilakukan untuk memulai investasi di modal besar. Padahal investasi bisa dimulai dari modal kecil, itu kemudahan yang jangan Anda remehkan.

Sesuatu yang kecil pun akan jadi besar apabila Anda bisa melakukannya dengan benar dan konsisten.

4. Pilih investasi sesuai dengan profil risiko

Anda tidak perlu mengikuti orang lain untuk berinvestasi. Jika profil risiko investasi adalah konservatif, jangan memaksakan diri menjadi agresif karena Anda akan stres menjalaninya. Hal itu pun bisa menyebabkan kegagalan. Di investasi pun Anda perlu menjadi diri sendiri.

5. Investasi tidak soal untung saja, tapi ada risiko

Berinvestasi apapun itu pasti mempunyai risiko, Anda jangan sampai melewatkan hal ini. Siapkan strategi yang bagus untuk menghadapi risiko yang bisa mengurangi jumlah modal Anda.


Apa Rekomendasi Investasi bagi Pemula?

Ada berbagai investasi yang cocok diandalkan oleh pemula. Ini di daftarnya.

  • Deposito
  • P2P lending
  • Reksa dana pasar uang
  • Emas

1. Deposito

Deposito adalah produk tabungan bank yang sejak dulu diandalkan untuk mencari keuntungan. Investasi deposito mudah Anda temukan di bank terdekat. 

Yang Anda lakukan hanya menyimpan sejumlah uang, kemudian menunggu sampai beberapa waktu, dan jumlah tabungan Anda bertambah karena pemberian bunga oleh bank.

Hanya saja Anda perlu mengikuti peraturan untuk menyimpan uang itu sesuai dengan perjanjian, jadi Anda tidak bisa mengambil uangnya sesuka hati.

2. P2P lending

Cara lainnya untuk memperoleh keuntungan adalah mengikuti pendanaan P2P lending. Anda meminjamkan modal untuk UMKM yang berencana membuat usahanya berkembang. 

P2P lending untuk pendanaan aman yang bisa dijadikan pilihan adalah Modal Rakyat. Modal Rakyat sudah berizin legal OJK, jadi bisa Anda percaya untuk meraih keuntungan.

Modal yang dipinjamkan untuk pelaku UMKM minimal Rp25.000 dengan keuntungan 18% per tahun.

Gunakan promo BLOG25 untuk meraih dana gratis sebesar Rp25.000 ketika top up modal Anda.

3. Reksa dana pasar uang

Untuk pemula, reksa dana pasar uang cocok dipilih karena mempunyai risiko yang rendah. Reksa dana ini memungkinkan dana Anda disetor pada surat-surat berharga yang hadir di pasar uang. 

Keuntungan yang Anda raih pun cenderung cepat, kurang dari 1 tahun Anda akan mendapatkannya.

Selain itu, pengelolaan modal juga akan dibantu oleh manajer investasi, jadi Anda tidak perlu takut untuk memulainya.

4. Emas

Emas merupakan salah satu instrumen yang bisa diandalkan untuk berinvestasi. Keuntungannya selalu ada tiap tahun. Emas juga mudah ditukar dengan uang. Anda membawanya ke luar negeri pun tetap bisa berlaku.

Anda juga bisa memulai investasi emas dari modal minim dengan membuka tabungan emas di lembaga keuangan terdekat. 


Baca juga: 3 Strategi Belajar Investasi untuk Pemula, Dijamin Paham!


Kesimpulan

Demikian penjelasan cara berinvestasi bagi pemula agar Anda bisa berinvestasi dengan sukses. Namun, yang terpenting adalah Anda berani untuk memulai investasi. Langkah pertama Anda akan menentukan masa depan cerah Anda.



Artikel Terkait
image image
Artikel Baru