Gaya Hidup

6 Pelajaran Hidup Sederhana dan Mandiri dari Cinta Laura

Kabrina Rian Ferdiani-

03 Jun 2021

6 Pelajaran Hidup Sederhana dan Mandiri dari Cinta Laura

Pelajaran untuk bisa hidup sederhana dan mandiri bisa kita dapatkan dari mana saja dan siapa saja. Tidak terkecuali, artis terkenal seperti Cinta Laura.

Perempuan yang kita kenal sejak pertengahan tahun 2000-an ini patut dijadikan contoh dalam hidup sederhana dan mandiri. Meski berasal dari kalangan artis, ia tidak lantas menghamburkan uangnya untuk hal-hal yang tidak perlu

Inilah pelajaran hidup sederhana dan mandiri yang bisa kita dapat darinya.


Baca juga: Apa itu Fixed Mindset dan Cara Mengubah Jadi Growth Mindset


Tidak Mengandalkan Orangtua

Perempuan berdarah Jerman dan Indonesia ini kembali ke Indonesia pada 2019 setelah lulus kuliah di Columbia University.

Kembali ke Indonesia, Cinta memutuskan untuk tinggal sendiri di Jakarta. Sementara itu, kedua orangtuanya bekerja dan tinggal di Bali.

Perempuan kelahiran 1993 ini ingin hidup mandiri tanpa mengandalkan orangtua. Ia berusaha melanjutkan kariernya di dunia entertainment di Jakarta.

Sebenarnya, ia sudah biasa hidup sendiri lantaran ia mengenyam pendidikan di Amerika sejak 2011.


Punya Pakaian Seperlunya

Menjadi seorang selebriti, memiliki tantangan tersendiri. Artis seringkali harus terlihat sempurna di mana saja dan kapan saja. Kesempurnaan tersebut tidak lepas dari gaya hidup yang mewah dan glamour.

Beranda YouTube kita pernah dipenuhi oleh kalangan artis yang memamerkan kekayaan mereka. Mulai dari rumah, mobil, koleksi baju atau tas yang mahal, hingga isi saldo ATM.

Namun, Cinta Laura Kiehl berbeda dengan yang lainnya. Saat ia membuat konten apartment tour di kanal YouTube pribadi, Cinta memperlihatkan baju dan sepatunya.

Jika dibandingkan dengan koleksi milik selebriti lain, koleksinya jauh lebih sedikit. Ia mengaku bahwa tidak suka menimbun barang. Perempuan yang kuliah Sastra Jerman dan Psikologi ini memilih untuk membeli dan memiliki barang seperlunya.


Melakukan Pekerjaan Rumah Sendiri

Saat berkuliah di Amerika Serikat, Cinta Laura memilih untuk tinggal di asrama. Ia tinggal di kamar berukuran 4x2 meter. Karena tinggal di asrama, Cinta harus melakukan semua pekerjaan rumah sendiri. Mulai dari mencuci baju hingga membersihkan kamar.

Cinta tidak merasa kesulitan untuk melakukan hal-hal tersebut karena sejak kecil ia sudah terbiasa. Meskipun memiliki orangtua yang berkecukupan, ia tidak tumbuh menjadi anak yang manja.


Baca juga: 10 Ciri Pekerja Keras yang Berpotensi Menjadi Sukses


Memasak Sendiri

Cinta Laura dikenal memiliki gaya hidup yang sehat. Ia rajin berolahraga dan memakan makanan yang sehat. Cinta selalu membuat makanannya sendiri di rumah.

Meskipun ia memiliki uang lebih untuk mempekerjakan orang untuk membuat makanannya, Cinta memilih untuk melakukannya sendiri.

Sederhana adalah gaya hidup yang bisa dimiliki oleh siapapun. Kita bisa mencontoh apa yang dilakukan Cinta Laura dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari hal kecil seperti memasak makanan sendiri daripada membeli makanan di luar.


Berbagai dengan Orang yang Kurang Beruntung

Ketika ingin hidup sederhana dan bahagia, jadilah orang yang dermawan. Menjadi orang yang senang berbagi dengan orang lain akan menjadikan kita bersyukur lebih banyak atas kebaikan yang diperoleh.

Seperti Cinta Laura, orang yang hidup sederhana namun mampu membuat kebahagian untuk orang lain.

Di usianya yang baru 27 tahun, Cinta Laura membantu mendirikan banyak sekolah gratis melalui Yayasan Soekarseno. Ini adalah yayasan milik keluarga ibu Cinta Laura, Herdiana. Cinta laura menjabat sebagai wakil ketua di yayasan tersebut.

Tidak banyak yang tahu, yayasan ini telah membangun 12 sekolah dan membayar tunjangan guru. Meski tidak pernah diliput media atau mengumbar kegiatan sosialnya, Cinta Laura melakukan hal ini dengan tulus.

Sungguh menginspirasi apa yang sudah dilakukan olehnya. Meskipun hidup sederhana namun dampaknya besar untuk orang lain.


Hidup dengan Prinsip Hemat

Cinta memang sosok yang bisa dijadikan role model untuk kita. Ia bercerita bahwa selama ini, dirinya hidup dengan prinsip hemat.

Dia tidak mau membeli tas branded berharga puluhan juta hanya demi gengsi. Sebelum membeli barang mahal, Cinta akan berpikir berkali-kali. Membeli tas mahal tidak sepadan dengan dampak yang bisa ia rasakan.

Daripada uang tersebut digunakan untuk membeli tas untuk dirinya sendiri, Cinta memilih untuk menyekolahkan anak-anak yang kurang beruntung. Ia merasa lebih bahagia yang menjadikan hidup lebih bermakna.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru