Finansial

Memahami Analisis Fundamental untuk Investasi Jangka Panjang

Pretty Angelia Wuisan-

23 Nov 2021

Memahami Analisis Fundamental untuk Investasi Jangka Panjang

Analisis fundamental akan sangat membantu Anda yang ingin investasi saham untuk jangka waktu panjang. Jadi, Anda sebagai investor perlu memahami teknik analisis ini.

Tidak terlalu sulit untuk memahami analisis fundamental, tapi memang membutuhkan waktu. Inilah penjelasan mengenai analisis fundamental saham.


Baca juga: 6 Alasan Kenapa Anak Muda Harus Investasi Reksa Dana Saham


Apa itu Analisis Fundamental Saham?

Ada dua jenis analisis yang biasanya digunakan untuk menganalisis saham, yaitu analisis fundamental dan teknikal. Kedua analisis ini akan membantu Anda yang berinvestasi di pasar saham.

Kemarin kita sudah membahas analisis teknikal, sekarang Anda perlu tahu lebih banyak tentang analisis saham fundamental yang tidak kalah penting.

Analisis fundamental merupakan analisis oleh investor yang digunakan untuk menentukan saham yang tepat demi mendapatkan keuntungan dalam waktu panjang.

Ketika Anda memutuskan akan mengambil keuntungan 5 sampai 10 tahun kemudian dari investasi saham, di sini Anda tidak perlu mementingkan harga saham. Anda tidak masalah memilih emiten yang harga sahamnya rendah.

Namun, Anda harus memilih emiten yang kondisi perusahaan bagus dan Anda bisa yakin di masa depan nanti kondisi perusahaan ini bisa jadi semakin besar, sehingga harga saham ikut terkerek naik. Anda pun meraih untung yang berlipat-lipat.

Di sini, Anda akan sangat membutuhkan laporan keuangan perusahaan. Anda perlu memeriksa laporan keuangan perusahaan bersangkutan secara rutin.

Selain itu, tentunya banyak hal lain yang perlu dipertimbangkan. Di sini Anda akan lebih tahu mengenai analisis ini.


Tujuan Analisis Fundamental

Sebelum menggunakan analisis ini, Anda perlu tahu tujuan dari analisis saham fundamental adalah untuk bisa mencari tahu saham yang harganya diberikan tidak sesuai. 

Di Bursa Efek Indonesia cukup banyak saham yang harganya dipatok terlalu rendah, tidak sama dengan harga seharusnya yang bisa tinggi. Ini adalah kunci Anda dalam menemukan saham yang tepat.

Dengan menggabungkan riset Anda di bagian keuangan perusahaan, Anda jadi akan tahu bahwa saham ini di masa depan nanti sangat memungkinkan harganya naik berlipat-lipat.

Intinya Anda harus menggunakan perspektif ekonomi makro yang diubah ke mikro. Tidak mengherankan cukup banyak komponen yang perlu dipertimbangkan. Anda juga tidak akan menganalisis grafik harga saham di sini karena memang tidak diperlukan.


Cara Analisis Fundamental

Untuk melakukan analisis saham fundamental, Anda harus melakukan analisis dari atas ke bawah. Ini cara yang dapat dilakukan.

1. Analisis makro

Di sini Anda perlu melihat bagaimana kondisi ekonomi negara paling terkini. Apakah inflasi bisa ditekan secara baik? Apakah pertumbuhannya ada setiap tahun? Apakah setelah krisis, negara berhasil membangun kembali resesi ekonomi yang terjadi padanya?

2. Analisis sektoral

Sebagai informasi, sektor usaha di Indonesia ada banyak mulai dari kesehatan, infrastruktur, perbankan, dan lainnya.

Anda harus bisa menemukan sektor yang pertumbuhannya paling baik karena akan berpengaruh juga pada saham yang Anda pilih. Anda akan mendapatkan bayangan mengenai masa depan emiten yang Anda pilih. 

3. Analisis mikro

Setelah melakukan dua analisis sebelumnya, analisis mikro yang selanjutnya tidak boleh dilupakan. 

Di sini lah Anda perlu fokus terhadap emiten atau perusahaan yang sahamnya ingin Anda beli. Anda perlu memeriksa laporan keuangan milik emiten dengan teliti.


Tips Melakukan Analisis Fundamental

Analisis saham fundamental mungkin terkesan mudah karena Anda tidak perlu sampai harus mahir membaca grafik. Namun, Anda perlu tahu cara yang analisisnya supaya langsung ke sasarannya.

Ini tips untuk investor pemula dalam melakukan analisis saham fundamental.

1. Jangan ikut-ikutan orang

Hal ini sudah sering diingatkan bahwa untuk berinvestasi saham Anda tidak perlu ikut-ikutan orang. Anda hanya perlu mengikuti keinginan dan hasil dari analisis saham fundamental yang Anda lakukan.

Anda mungkin akan banyak menemukan orang lain yang mempromosikan suatu saham. Sebaiknya Anda tidak mengikutinya tanpa melakukan analisis. 

Analisis adalah satu-satunya cara yang bisa Anda percaya untuk memilih saham yang tepat.

2. Kualitas perusahaan adalah kunci

Perusahaan yang masuk Bursa Efek Indonesia adalah perusahaan pilihan, tapi banyak juga yang merugi terus setelah melantai di pasar saham.

Anda akan menemukan perusahaan dengan valuasi besar dan sedang. Namun, fokus Anda tidak harus hanya tertuju pada perusahaan valuasi besar.

Perusahaan dengan valuasi sedang juga layak Anda pelajari. Perusahaan sedang pun bisa bertumbuh dan meningkatkan kualitasnya.

3. Jangan malas menganalisis laporan keuangan dengan teliti

Ada banyak hal yang perlu Anda perhatikan di laporan keuangan mulai dari laporan laba rugi, rasio utang dan ekuitas yang bisa diraih, kebijakan cara membagi dividen, Return on Equity (ROE), Price Earning Ratio (PER), Earning per Share (EPS), dan lainnya.

Banyak istilah laporan keuangan yang wajib dimengerti. Awalnya mungkin Anda bingung, tapi apabila Anda sering menganalisis, Anda pun akan terbiasa. Asal tidak malas.

4. Sektor yang berkembang adalah yang terbaik

Ada berbagai macam sektor usaha yang hadir di Indonesia. Anda bisa memilih sektor yang paling bagus tingkat pertumbuhannya dan yang paling tahan banting ketika dihantam krisis ekonomi.

Sektor yang bertumbuh menandakan bahwa sektor itu terus diperlukan oleh masyarakat. Dari sini, Anda pasti akan lebih mudah memilih emiten yang menurut Anda bagus untuk meningkatkan aset di masa depan.

5. Cut loss juga bisa diperlukan

Apabila Anda menemukan emiten yang Anda beli sahamnya sedang bermasalah di keuangan dan tampak sulit mengembalikan kondisi perusahaan dalam waktu cepat, biasanya akan berpengaruh pada harga saham.

Di sini Anda bisa saja melakukan cut loss untuk menyelamatkan modal Anda yang terus tergerus. Jangan sampai menunggu modal Anda habis. Dengan menyelamatkan sebagian modal, Anda bisa menggunakannya untuk membeli saham yang lebih berkualitas.

6. Jangan sampai ketinggalan berita 

Memang untuk investasi jangka panjang, Anda tidak perlu selalu memantau pergerakan pasar karena fluktuasi harga tidak berpengaruh.

Namun, Anda jangan sampai ketinggalan berita tentang kebijakan pemerintah, kondisi ekonomi dunia dan negara, sampai berita yang berkaitan dengan emiten.

Misalnya salah satunya, kebijakan pemerintah dalam menaikkan suku bunga. Biasanya ketika hal itu terjadi pasar saham bisa turun karena investor memilih instrumen yang menggunakan bunga. 

Di sini Anda perlu mengambil sikap apa ingin menyelamatkan modal atau tetap bersedia menunggu sampai waktu yang Anda tentukan di awal. 


Baca juga: Bullish dan Bearish dalam Pasar Saham, Investor Wajib Paham


Melakukan analisis fundamental memang membutuhkan kesabaran karena pastinya tidak hanya 1 saham yang akan diteliti untuk menentukan yang terbaik. Yang penting, Anda melakukan analisis dulu tanpa mau mengikuti orang lain. Semua pilihan di sini ada di tangan Anda,


Bantu UMKM Indonesia Kembangkan Usahanya dan Dapatkan Imbal Hasil yang Nyata

Sekarang, Anda tidak perlu bermimpi lagi menemukan platform yang membantu Anda memperoleh keuntungan nyata, yaitu Modal Rakyat.

Dengan menyalurkan dana minimal Rp25.000 ke UMKM, Anda telah membantu UMKM tersebut dalam menaikkan usahanya. Potensi imbal hasilnya bisa sampai 18% untuk setiap tahun.

Anda juga akan meraih bonus Rp25.000 dengan menggunakan kode BLOG25 ketika melakukan penambahan dana di akun Anda. Mendanai di Modal Rakyat tidak pakai ribet.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru