Finansial

Dividen: Pengertian, Alasan Pembagian, dan Jenisnya

Pretty Angelia Wuisan-

13 Jan 2022

Dividen: Pengertian, Alasan Pembagian, dan Jenisnya

Dividen adalah keuntungan yang akan Anda raih ketika menjadi pemegang saham. Pembayaran dividen biasanya dilakukan minimal 1 tahun sekali, tapi bisa juga lebih. Dilakukan sebagai pengembalian perusahaan kepada pemegang saham yang telah bersedia beli sahamnya. 

Untuk lebih memahami dividen, ini dia penjelasan lengkap mengenai dividen yang sering diincar pemegang saham.


Baca juga: Investor, Pahami Yield adalah agar Keuntungan Maksimal


Mengapa Perusahaan Membagikan Dividen?

Pembayaran dividen pada investor saham punya alasan yang kuat. Ini dia mengapa perusahaan memutuskan untuk membagikan dividen pada pemilik saham.

  • Sebagai rasa terima kasih
  • Menunjukkan komitmen perusahaan
  • Bebas pajak

1. Sebagai rasa terima kasih

Pembagian dividen adalah tanda terima kasih perusahaan pada para pembeli saham. Dari sini pemegang saham bisa menilai bahwa perusahaan ini juga bertumbuh.

Hanya perusahaan yang memperoleh laba yang bisa memberikan hadiah pada pemegang saham dalam bentuk uang atau saham.

2. Menunjukkan komitmen perusahaan

Dividen adalah pembayaran yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun hubungan yang baik dengan para pemegang saham. 

Kepercayaan pemilik saham harus bisa dipegang perusahaan untuk menunjukkan bahwa perusahaan melakukan pengembalian modal secara layak.

Pemegang saham juga tidak masalah jika dividen menjadi laba ditahan, asalkan digunakan untuk keperluan yang jelas. 

3. Bebas pajak

Dividen adalah pengembalian dari perusahaan yang bebas pajak. Ini tentu menguntungkan bagi keduanya, terutama untuk pemegang saham.

Pemilik saham yang mengincar keuntungan jangka pendek, bisa mengincar emiten yang rutin membagikan dividen.


Apa Saja Jenis-jenis Dividen?

Emiten punya kewajiban yang perlu dibagikan kepada pemegang saham. Ini dia macam-macam kewajiban atau dividen yang bisa dibagikan emiten pada pemegang saham.

  • Dividen saham
  • Dividen tunai
  • Dividen likuidasi
  • Dividen skrip
  • Dividen properti

1. Dividen saham

Dividen saham adalah pengembalian yang diberikan dalam bentuk saham. Jumlah saham untuk investor disesuaikan dengan banyaknya lembar saham punya investor. Dengan begitu, jumlah saham investor pun bertambah.

2. Dividen tunai

Kewajiban perusahaan yang berupa uang tunai disebut sebagai dividen tunai. Dividen ini yang umumnya dibagikan ke pemegang saham. 

Umumnya dibayar 1 tahun sekali, tapi ada juga perusahaan yang menghasilkan laba berlebih yang membagikan dividen lebih dari 1 kali dalam setahun.

3. Dividen likuidasi

Dividen ini dibagikan hanya ketika emiten mengalami kebangkrutan. Dividen likuidasi dibayarkan dari modal tersisa yang dimiliki oleh emiten. Hal ini pun menandakan perusahaan yang bangkrut tidak memiliki utang lagi. 

4. Dividen skrip

Jenis dividen yang bisa diberikan pada pemegang saham lainnya berupa surat perjanjian utang. Emiten berjanji akan membayarkan sejumlah uang sebelum jatuh tempo.

Surat utang ini membuktikan bahwa emiten punya utang pada pemegang saham. Emiten juga akan mencatatnya di neraca utang.

5. Dividen properti

Ada perusahaan yang membagikan dividen dalam bentuk aset riil. Hal ini karena modal perusahaan atau laba tidak mencukupi untuk pembayaran dengan uang tunai. 

Namun, cara ini jarang dilakukan karena tidak begitu diminati oleh pemegang saham. Hanya dilakukan ketika diperlukan saja.


Bagaimana Cara Perhitungan Dividen?

Ada 3 cara untuk menghitung dividen ini penjelasannya.

  • Dividend Payout Ratio (DPR)
  • Dividend per Share (DPS)
  • Dividend Yield

1. Dividend Payout Ratio (DPR)

Rumus ini untuk mengetahui persentase dividen yang dibagikan pada pembeli saham. Ini perhitungannya.

Misalnya, perusahaan DCF punya laba bersih sebesar Rp 500.000.000. DCF kemudian mengambil keputusan membagikan dividen Rp100.000.000. 

Dividend Payout Ratio  adalah 100.000.000 : 500.000.000 x 100% = 20%

Rasio dividen yang dibagikan adalah 20%.

2. Dividend per Share (DPS)

Perhitungan ini digunakan untuk mengetahui perbandingan dividen dengan jumlah saham yang tersebar di publik.

Misalnya, perusahaan JFG membagikan dividen Rp500.000.000. Total lembar saham yang ada di publik adalah 2 juta lembar.

Dividend per share-nya adalah 500.000.000 : 2.000.000 = Rp250

Dividend per share saham perusahaan JFG adalah Rp250.

3. Dividend Yield

Rumus ini digunakan untuk membandingkan besaran dividen yang diberikan perusahaan dengan harga saham yang tersebar di publik.

Misalnya, perusahaan BCG punya dividend per share Rp1.000. Harga saham BCG saat ini adalah Rp10.000. 

Dividend yield yang dimiliki saham ini adalah 1.000 : 10.000 x 100% = 10%

Perbandingan dividen dengan harga saham adalah 10%


Baca juga: Pengertian, Jenis, dan Cara Menghitung Dividen


Kesimpulan

Dividen adalah pengembalian wajib yang dilakukan perusahaan, tapi bisa saja perusahaan tidak membagikan dividen karena alasan penting yang bisa diterima. Semoga informasinya bermanfaat.


Raih Imbal Hasil Menggiurkan dari Pendanaan Modal Rakyat

Anda yang ingin punya keuntungan, bisa mendanai UMKM lewat Modal Rakyat. Di sini Anda dapat melakukan pendanaan aman karena Modal Rakyat yang telah berizin legal OJK.

Anda dapat menyetor dana minim Rp25.000 dengan keuntungan sampai 18% untuk per tahunnya.

Manfaatkan kode BLOG25 promo dari Modal Rakyat untuk mendapatkan dana gratis. Rp25.000.


Artikel Terkait
image image
Artikel Baru