Gaya Hidup

Bisnis

Endorse Lewat Influencer? Kenali Manfaat, Jenis, dan Biayanya

Brigitta Winasis-

10 Sep 2021

Endorse Lewat Influencer? Kenali Manfaat, Jenis, dan Biayanya

Influencer dapat menjadi sarana branding suatu usaha. Individu atau kelompok yang memiliki banyak pengikut di media sosial ini dapat memengaruhi orang lain untuk melakukan suatu hal, termasuk membeli barang. Maka dari itu, menggunakan jasa influencer bisa menjadi sarana branding yang bagus.

Sebelum memutuskan untuk menggunakan jasa influencer, sebaiknya kenali dulu pengertiannya. Simak penjelasan berikut.


Baca juga: 6 Tips Meminta Endorsement Selebgram yang Tepat dan Efektif untuk Produk Anda


Apa itu Influencer?

Influencer adalah individu atau kelompok orang yang memiliki pengaruh terhadap persepsi dan preferensi orang banyak atas suatu brand. Hal tersebut ditandai dengan jumlah audiens yang ia miliki.

Banyaknya audiens dapat dilihat dari jumlah followers di media sosial seperti Instagram dan Twitter, subscribers di YouTube, likes di TikTok, dan lain sebagainya. Sosok influencer dapat berupa selebriti, seniman, akademisi, konsultan profesional, politisi, dan pesohor lainnya.

Persaingan ketat di antara berbagai brand dan masyarakat yang semakin skeptis membuat brand sulit membangun branding. Di sinilah influencer dapat berperan penting dengan membantu mengulas produk. Dengan begitu, kepercayaan konsumen terhadap brand tumbuh.

Influencer juga sudah memiliki target audiensnya sendiri. Hal ini dapat menjadi media yang efektif.

Audiens akan mencari tahu informasi lewat influencer. Dengan begitu, brand tidak perlu mencari media lainnya untuk memberikan informasi terkait produknya, tetapi cukup menyampaikan pesan melalui influencer.


Perbedaan Influencer dengan Key Opinion Leader (KOL)

Banyak yang mengira influencer sama dengan KOL. Namun keduanya memiliki definisi yang berbeda.

1. Media

KOL adalah seseorang yang menjadi pakar di suatu bidang, sehingga opininya dipercaya publik. Di dunia nyata, KOL adalah seseorang yang dipercaya dan dihormati.

Ia banyak berkomunikasi secara langsung dengan pengikutnya. Walaupun begitu, di era sekarang tidak jarang KOL menjalin hubungan dengan para pengikutnya di media sosial.

Berbeda halnya dengan influencer yang lebih banyak muncul di media sosial. Mereka menciptakan konten digital sebagai sarana berkomunikasi dengan para followers-nya.

2. Kredibilitas

Keahlian seorang KOL muncul dari pengalaman nyata di suatu bidang. Sehingga kualifikasi profesionalnya membuat KOL dapat dianggap lebih kredibel.

Sementara itu kredibilitas seorang influencer diperoleh dari identifikasi personal yang ditunjukkannya di media sosial. Mereka juga memiliki preferensi pribadi.

3. Area Pengaruh dan Letak Geografis

Seorang KOL tidak setiap saat menjadi influencer di media sosial. Ketenaran mereka hanya dalam wilayah yang terbatas, misalnya kawasan, kota, atau negara tertentu.

Walaupun begitu, jika seorang KOL berkesempatan untuk berkolaborasi dengan berbagai media, tidak menutup kemungkinan ia dapat disebut sebagai influencer.

Sementara itu seorang influencer yang aktif bermedia sosial lebih besar kemungkinannya untuk mendapat pengikut dari berbagai tempat, bahkan lintas negara.

4. Kegiatan Sehari-Hari

Seorang KOL memiliki pekerjaan di dunia nyata, selain kegiatan mereka di media sosial. Contohnya mereka adalah chef hotel bintang lima, psikolog, ahli hukum, dan lain-lain. Mengingat profesionalitas mereka, sudah pasti kredibilitas mereka dapat dipercaya oleh yang mengenal mereka.

Sementara itu influencer lebih aktif di dunia maya. Aktivitas mereka terkait dengan content creating dan digital marketing. Mereka berupaya membuat konten yang menarik untuk meningkatkan jumlah pengikut, agar semakin menambah penghasilan.

5. Kemampuan Berkomunikasi

Kemampuan berkomunikasi sangat penting bagi seorang influencer. Hal tersebut memang menjadi keahlian mereka, karena mereka harus selalu tampil atraktif di depan para penggemarnya.

Seorang KOL juga bisa memiliki kemampuan komunikasi yang baik, terlebih jika mereka harus sering mengisi acara. Namun kemampuan tersebut bukan hal terpenting dalam profesi mereka, karena mereka lebih mengandalkan pengetahuan yang mendalam terkait bidang yang mereka kuasai.


Jenis-Jenis Influencer

Berdasarkan jumlah pengikutnya, influencer terbagi menjadi beberapa jenis. Berikut penjelasannya.

1. Nano Influencer

Jenis influencer ini mempunyai jangkauan yang paling kecil, yakni dengan pengikut 1.000 sampai 10.000 akun saja. Jumlah pengikut yang sedikit membuat interaksi dan engagement yang timbul cukup kuat.

Biaya yang dibutuhkan untuk menyewa slot endorsement dari influencer ini terbilang lebih murah daripada lainnya. Untuk unggahan foto, dibutuhkan biaya sekitar Rp1.300.000. Sementara itu untuk unggahan video sekitar Rp2.700.000 dan unggahan Stories sekitar Rp980.000.

2. Micro Influencer

Seorang micro influencer memiliki jumlah followers berkisar antara 10.000 sampai 100.000. Umumnya kepercayaan masyarakat lebih tinggi terhadap influencer jenis ini karena dianggap lebih mumpuni dalam suatu bidang, misalnya ahli kecantikan atau ahli kesehatan.

Biaya yang dibutuhkan untuk melakukan endorsement lewat micro influencer lebih mahal daripada nano influencer, yakni Rp1,8 juta sampai Rp2,5 juta untuk unggahan foto. Sementara itu untuk unggahan video berkisar antara Rp4,1 juta sampai Rp5,4 juta. Untuk unggahan Stories berkisar antara Rp1,2 juta sampai Rp1,5 juta.

3. Macro Influencer

Macro influencer adalah mereka yang memiliki pengikut antara 100.000 sampai 1 juta akun. Dengan luasnya circle antara influencer dengan pengikutnya, interaksi yang terjadi kurang kuat.

Biaya yang perlu dikeluarkan untuk menggaet jasa macro influencer mulai dari Rp4,5 juta sampai Rp9,9 juta untuk unggahan foto. Untuk unggahan video berkisar antara Rp 7,7 juta sampai Rp18 juta dan untuk unggahan Stories berkisar antara Rp2,2 juta sampai Rp4,7 juta.

4. Mega Influencer

Seorang mega influencer memiliki lebih dari 1 juta pengikut. Ia bahkan dapat disebut sebagai seorang selebrita. Jangkauannya setingkat nasional.

Biaya yang diperlukan untuk menyewa jasa mega influencer adalah yang paling tinggi. Untuk unggahan foto saja angkanya berkisar di Rp16 juta. Untuk unggahan video sekitar Rp27 juta dan untuk unggahan Stories sekitar Rp8 juta.


Manfaat Influencer Marketing Bagi Bisnis

Anda bisa memperoleh sejumlah manfaat jika bekerja sama dengan influencer. Berikut penjelasannya.

1. Dalam waktu singkat produk Anda menjadi pusat perhatian.

2. Membuat produk Anda terkesan lebih kredibel karena dipromosikan langsung oleh tokoh publik, terlebih lagi jika influencer tersebut juga seorang KOL.

3. Mendorong penjualan produk.

4. Menjangkau pasar yang lebih luas, karena konten iklan cenderung dilewatkan audiens. Sementara itu konten kreatif yang dibuat influencer terkesan lebih menarik sehingga akan menimbulkan engagement yang lebih tinggi.

5. Membangun hubungan dengan konsumen.

6. Lebih mudah balik modal daripada memasang iklan pada media konvensional.


Baca juga: Apa itu Endorse? Begini Cara Kerjanya dalam Marketing 


Tips Mencari Influencer yang Tepat

Banyak orang dapat dengan mudah menjadi influencer di media sosial. Namun bagaimana caranya memilih yang terbaik? Ikuti tips berikut ini.

1. Riset Terlebih Dahulu

Cari tahu lebih dalam tentang influencer yang hendak dipilih. Cari tahun konten yang biasanya ia buat, bagaimana engagement-nya, serta relevansinya dengan produk Anda.

Setiap influencer memiliki pasarnya sendiri. Belum tentu influencer yang sukses menjual satu produk akan cocok menjual produk lain.

Misalkan Anda berjualan produk kecantikan, pilihlah influencer yang konten-kontennya berkaitan dengan hal tersebut. Jangan sampai salah pilih.

Cari tahu pula hal-hal negatif yang mungkin bersangkutan dengan influencer tersebut. Jika memang dapat memengaruhi brand Anda, pertimbangkan memilih influencer lain.

2. Sesuaikan dengan Audiens

Seperti disinggung sebelumnya, setiap influencer memiliki pasarnya sendiri. Target audiens mereka meliputi jenis kelamin, usia, serta interest terhadap hal tertentu.

Pastikan target audiens influencer Anda sesuai dengan produk yang hendak Anda promosikan. Hal ini penting agar branding Anda maksimal.

3. Cek Riwayat Influencer

Cari tahu sebelumnya apakah influencer Anda pernah menggunakan brand kompetitor atau tidak. Jika pernah, sebaiknya beralih ke influencer lain. Pasalnya hal ini akan mengurangi nilai brand Anda. Pilih influencer yang benar-benar belum pernah bekerja sama dengan kompetitor.

4. Kenali Followers Influencer yang Dipilih

Saat ini dengan mudah orang dapat membeli followers di internet. Pastikan terlebih dahulu apakah followers dari influencer yang Anda pilih asli atau palsu.

Jika lebih banyak followers palsunya, branding Anda akan percuma saja. Caranya adalah dengan mengecek cara influencer Anda berkomunikasi dengan followers-nya. Apakah likes dan komentarnya sesuai dengan jumlah followers, dan lain sebagainya.

5. Pilah dengan Bijak

Setelah meriset banyak influencer, pilah dan pilih salah satu yang paling sesuai. Pertimbangkan banyak faktor di atas. Saat ini sudah banyak sekali influencer di media sosial, sehingga Anda dapat dengan mudah menemukan mana yang paling tepat untuk brand Anda.


Baca juga: Facebook Marketplace: Keunggulan hingga Tips Berjualan


Dapatkan Dana Tambahan untuk Marketing Melalui P2P Lending Modal Rakyat

Anda mungkin membutuhkan dana tambahan untuk meningkatkan anggaran marketing. Salah satu cara yang dapat dilakukan yaitu dengan menjadi peminjam di P2P lending Modal Rakyat.

Dengan proses yang mudah dan cepat, pinjaman Anda dapat disetujui hanya dalam waktu lima hari kerja. Selain itu bunga pinjaman akan disesuaikan dengan risiko usaha Anda dan relatif lebih kompetitif dibandingkan alternatif pinjaman lain.


Pertanyaan Umum

1. Apa artinya influencer?

Influencer secara harfiah dapat disebut sebagai pemengaruh. Artinya orang atau kelompok yang dapat memengaruhi orang banyak untuk melakukan sesuatu, terutama melalui media sosial.

2. Apa yang dimaksud dengan social media influencer?

Social media influencer adalah influencer yang bergerak di media sosial. Mereka memanfaatkan media sosial tersebut sebagai sarana berkomunikasi dengan followers.

3. Bagaimana cara memilih influencer yang lebih tepat?

Pastikan influencer yang dipilih sesuai dengan audiens yang hendak Anda tuju, pastikan ia tidak pernah bekerja sama dengan brand kompetitor Anda, periksa riwayat negatif influencer tersebut, dan periksa keaslian followers-nya.

4. Apa manfaat influencer?

Influencer dapat membantu menambah eksposur brand Anda ke pasar yang lebih luas dan spesifik, dengan demikian dapat mendorong penjualan.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru