Finansial

Pengertian Investasi Jangka Panjang, Jenis, dan Strateginya

Brigitta Winasis-

28 May 2021

Pengertian Investasi Jangka Panjang, Jenis, dan Strateginya

Apakah Anda tertarik dengan investasi jangka panjang? Perbedaannya dengan investasi jangka pendek adalah terkait tujuan investasi.

Investasi jangka pendek bertujuan melestarikan modal. Sementara itu untuk investasi jangka panjang bertujuan menciptakan kekayaan.

Begini penjelasannya. Investasi jangka panjang dapat dipakai sebagai dana pensiun. Pasalnya keuntungan yang didapat dalam jumlah besar dan dalam kurun waktu panjang.


Baca juga: Beragam Contoh Investasi Jangka Panjang yang Menguntungkan


Namun perlu Anda ketahui, dalam investasi jangka panjang, ada risiko yang mengikuti. Seiring dengan tawaran bunga yang lebih tinggi, ada pula risiko kerugian yang besar. Maka dari itu, Anda harus pertimbangkan matang-matang dan berhati-hati jika ingin berinvestasi jangka panjang.

Lalu apakah Anda sudah mengetahui berbagai instrumen investasi jangka panjang? Bagaimana memulai investasi ini? Simak penjelasannya.


Pengertian Investasi Jangka Panjang

Investasi jangka panjang berarti menanamkan aset dalam waktu satu tahun lebih. Untuk mendapatkan keuntungan yang tinggi, butuh waktu yang tidak sebentar.

Investasi jangka panjang dapat pula disebut menanam aset untuk memperoleh pendapatan tetap. Anda harus memahami bahwa berinvestasi artinya jangka panjang. Hal ini berkaitan dengan potensi keuntungan yang mungkin didapat.

Anda juga harus belajar tentang investasi agar tak mudah terjerat penipuan. Jangan langsung percaya jika Anda diiming-imingi penawaran investasi dengan keuntungan tinggi tetapi risikonya terlalu rendah. Hal semacam itu justru mencurigakan, mengingat adanya prinsip high risk, high return.

Ada berbagai tujuan investasi yang bisa Anda lakukan, misalnya:

a. Mewujudkan keinginan keluarga yang membutuhkan biaya besar, seperti ibadah haji, renovasi rumah, membeli mobil, dana pensiun, dan dana pendidikan anak.

b. Menjadikan penghasilan tetap dalam periode waktu yang sudah ditetapkan.

c. Memenuhi tujuan dana tertentu.


Baca juga: Langkah-Langkah Melakukan Diversifikasi Portofolio Investasi


Sebelum berinvestasi, sebaiknya Anda sudah punya kemampuan mengatur perencanaan keuangan. Hal yang paling penting adalah memasukkan uang dalam pos tertentu, sehingga dapat membuat budget pengeluaran per bulan.

Di luar pos-pos pengeluaran tersebut, sisanya dapat digunakan untuk berinvestasi. Hal ini penting untuk masa depan Anda. Hindari berinvestasi menggunakan biaya sehari-hari karena dapat membuat Anda rugi.


Kelebihan dan Kekurangan Investasi Jangka Panjang

Setiap tipe investasi memiliki kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Simak uraiannya.


Kelebihan

Pertama, kelebihan investasi jangka panjang adalah dapat digunakan sebagai persiapan penghasilan di masa depan seiring berjalannya waktu. Hal ini akan menjanjikan Anda yang ingin mandiri finansial di masa tua.


Kekurangan

Namun di balik kelebihan itu ada beberapa kekurangan yang ada. Berikut penjelasannya.

a. Suku Bunga

Risiko ini akan muncul akibat nilai aktiva yang berbunga tiba-tiba memburuk.

b. Pasar

Risiko ini berkaitan dengan isu negara yang tengah melanda. Seperti kita ketahui, isu semacam resesi ekonomi akan berdampak buruk bagi pasar.

c. Likuiditas

Investasi jangka panjang tidak dapat dicairkan dalam kurun waktu tertentu.

d. Inflasi

Risiko ini berkaitan dengan kemampuan atau daya beli masyarakat yang dapat naik atau turun hingga membuat nilai uang berkurang.

e. Valas

Risiko valas diakibatkan perubahan kurs.


Jenis Investasi Jangka Panjang

Setiap orang memiliki perencanaan keuangannya sendiri. Namun yang paling penting adalah membuat keputusan instrumen investasi jangka panjang mana yang paling tepat dengan profil investor.


Emas

Investasi emas akan mendatangkan keuntungan di kemudian hari. Menabung emas saat ini simpel dilakukan, bahkan melalui berbagai situs yang tersedia.

Ada beberapa model investasi emas, seperti yang dijelaskan berikut ini.

a. Emas Batangan

Hal ini merupakan bentuk investasi yang paling simpel. Anda dapat membeli emas di Pegadaian. Lalu emas tersebut dapat disimpan dengan sejumlah syarat biaya administrasi.

Anda juga bisa melakukan tabungan cicilan emas sebagai alternatif tabungan. Emas juga sangat likuid. Artinya, Anda dapat mengambil sewaktu-waktu sesuai kebutuhan.

b. Perhiasan

Perhiasan emas dapat pula dijadikan investasi, lho. Walaupun begitu Anda perlu memahami, umumnya perhiasan emas bernilai lebih sedikit dibandingkan emas batangan. Hal ini terkait kadar karat yang lebih kecil.

Namun perhiasan emas lebih mudah didapat. Biasanya dalam pembuatan perhiasan emas akan dikenai biaya yang lumayan, yakni sekitar 15-20 persen dari nilai emas.

c. Saham Terkait Emas

Investasi emas juga tidak selalu tentang membeli perhiasan emas. Anda juga bisa bertransaksi saham yang terkait dengan emas, misalnya perusahaan penambang emas.

Namun Anda perlu hati-hati. Pasalnya investasi emas di pasar saham cukup rentan. Biasanya yang melakukan investasi ini adalah investor besar yang memiliki penasihat keuangan. Jika Anda masih ragu, sebaiknya mencoba investasi emas batangan atau perhiasan.


Saham Blue Chip

Investasi saham kini semakin dilirik masyarakat dari berbagai kalangan. Popularitas saham tidak hanya menarik pebisnis, tetapi juga anak muda.

Sebelum memilih instrumen investasi ini, sebaiknya Anda memahami terlebih dulu.

Saham dipahami sebagai sekuritas yang menjadi perwakilan bukti kepemilikan dari sebuah perusahaan. Maka dari itu, pemilik saham yang ikut berinvestasi berhak atas aset dan keuntungan perusahaan, sesuai persentase kepemilikan mereka.

Saham blue chip berbeda dengan saham jenis lain. Jenis saham ini merupakan unggulan dengan nilai kapitalisasi mencapai Rp40 triliun.

Saham ini biasanya berasal dari perusahaan bereputasi bagus dengan pendapatan stabil. Namun perlu Anda ingat bahwa risiko investasi saham blue chip juga tinggi. Di sisi lain Anda jangan khawatir, keuntungan yang didapat juga menggiurkan.


Properti

Investasi properti termasuk sebagai investasi yang menjanjikan. Anda bisa membeli tanah atau rumah, karena nilai properti selalu menanjak. Hal ini disebabkan permintaan rumah terus naik, sementara ketersediaan lahan semakin terbatas.

Walaupun menguntungkan, kelemahan investasi properti adalah harus memiliki modal yang tinggi. Anda juga dapat mencicil, tetapi itu pun tidak sedikit biaya yang harus dikeluarkan.


Strategi

Setelah mengetahui jenis-jenis investasi jangka panjang, ada sejumlah tips yang bisa Anda ikuti dalam berinvestasi.


Pilih Investasi yang Anda Pahami

Pelajari terlebih dulu seluk-beluk investasi yang hendak Anda tekuni. Pelajari aspek apa yang menyebabkan keuntungan dan kerugian. Jangan sampai Anda justru merugi karena tidak mengerti.


Segera Berinvestasi

Semakin cepat Anda menanam modal, semakin cepat keuntugnan yang didapat. Jangan ragu untuk segera berinvestasi, karena hal ini bisa menjadi sumber penghasilan Anda di kemudian hari.


Sabar

Investasi jangka panjang membutuhkan kesabaran yang tidak main-main. Pasalnya keuntungan baru didapat dalam periode lama.

Jika Anda terburu-buru dan melakukan keputusan emosional, Anda dapat menghentikan investasi begitu saja. Akibatnya, keuntungan yang didapat tidak seberapa.

Investasi jangka panjang disarankan untuk Anda yang ingin menghasilkan keuntungan di masa depan. Jika tidak berinvestasi mulai dari sekarang, uang Anda akan habis sia-sia.


Selain penjelasan di atas, Anda juga dapat berinvestasi dengan menjadi pemberi pinjaman atau lender di layanan P2P lending Modal Rakyat. Dengan imbal hasil yang ditawarkan mencapai 25 persen per tahun, Modal Rakyat menjamin keamanan aset Anda karena sudah berizin OJK.

Demikian penjelasan tentang investasi jangka panjang. Selamat mencoba.

Artikel Terkait
image image
Artikel Baru