Finansial

6 Instrumen Investasi Mahasiswa yang Aman dan Menguntungkan

Pretty Angelia Wuisan-

27 Dec 2021

6 Instrumen Investasi Mahasiswa yang Aman dan Menguntungkan

Berinvestasi bagus dilakukan selagi muda. Ada berbagai instrumen investasi mahasiswa yang bisa diandalkan. Ciri khas dari investasi ini adalah modalnya termasuk kecil.

Anda seorang mahasiswa bisa memilih produk investasi sesuai dengan modal yang Anda miliki. Yuk, cari tahu jenis investasi untuk mahasiswa di artikel ini.

Baca juga: Pensiun Dini dengan Investasi Jangka Panjang? Bisa Dong!


Instrumen Investasi Mahasiswa yang Cocok Dipilih

Untuk berinvestasi tidak harus menunggu tua. Malah akan lebih bagus lagi jika mulai berinvestasi dari umur yang muda.

Terutama untuk mahasiswa yang ingin masuk ke dunia investasi itu sangat dibolehkan. Sebelum ke sana, Anda perlu tahu dulu berbagai investasi mahasiswa yang pas untuk Anda. Ini daftarnya.

  • Reksa dana
  • Trading saham
  • P2P lending
  • Menabung emas
  • Deposito
  • ORI

1. Reksa dana

Investasi yang cocok untuk mahasiswa, yaitu berinvestasi reksa dana. Di instrumen ini, dana investasi Anda akan disebar pada efek-efek di berbagai produk reksa dana.

Investasi reksa dana tidak perlu modal yang besar karena ada banyak platform khusus reksa dana yang menawarkan dana minimal dari Rp100 ribu, bahkan ada yang tidak mengharuskan tersedianya dana deposit. 

Di reksa dana, Anda tidak akan bingung karena bisa mengandalkan manajer investasi yang akan membantu Anda untuk mendapatkan keuntungan.

2. Trading saham

Salah satu investasi mahasiswa yang menguntungkan ini bisa dijalankan dari modal kecil. Cara transaksinya, Anda membeli saham yang harganya rendah, lalu menjualnya saat harga sahamnya menjadi lebih tinggi.

Anda pun akan meraih laba yang disebut sebagai capital gain karena ada kenaikan nilai aset pada saham tersebut.

Tampak mudah ya? Namun, tidak semudah itu karena bisa saja harga saham yang Anda pilih malah mengalami penurunan. 

Risiko trading saham termasuk tinggi. Jika Anda tidak punya pengetahuan tentang trading saham yang cukup, Anda bisa terus-menerus merugi. Untuk itu Anda perlu belajar dari nol.

Anda perlu memahami analisis teknikal yang akan membantu untuk mengambil keputusan transaksi saham Anda.

3. P2P lending

Atau dikenal juga dengan peer-to-peer lending, termasuk cocok menjadi investasi mahasiswa. Di sini Anda membiayai UMKM yang mengajukan dana, kemudian Anda akan meraih imbal hasil dari pengembalian pinjaman yang ditambah dengan bunga.

Anda hanya perlu memeriksa kinerja keuangan UMKM tersebut untuk mengambil keputusan manakah UMKM yang layak diberikan pinjaman.

Ada banyak aplikasi P2P lending untuk mahasiswa seperti Anda, tapi yang terbaik adalah yang sudah memperoleh izin OJK. Salah satunya adalah Modal Rakyat.

Modal Rakyat menawarkan pendanaan mudah untuk Anda dimulai dari Rp25.000 saja dengan potensi imbal hasil yang menarik, yaitu 18% per tahun. 

Pendanaan Modal Rakyat mudah karena proses pendaftaran dan pemilihan usaha yang Anda inginkan dilakukan melalui online.

Dapatkan Rp25.000 gratis pada pendanaan perdana Anda dengan memasukkan kode BLOG25 saat top up.

4. Menabung emas

Logam mulia adalah investasi mahasiswa yang mudah untuk dibeli. Anda bisa meraih untung dari harga emas yang umumnya akan naik di masa depan.

Logam mulia harganya termasuk mahal, tapi Anda bisa membelinya dengan membuka tabungan emas di lembaga keuangan yang menyediakannya. 

Membuka rekening emas termasuk mudah karena dimulai dari modal minimal Rp10.000. Jika Anda menabung tanpa henti, logam mulia itu pun akan Anda miliki. 

Anda bisa menargetkan sendiri berapa jumlah emas yang ingin dibeli. Simpan emas tersebut di tempat aman, lalu jual ketika Anda merasa harus menjualnya.

5. Deposito

Simpanan deposito adalah investasi mahasiswa lainnya yang mudah dijalankan. Simpanan ini sama seperti menabung, tapi harus menyimpan dana di bank dalam waktu tertentu untuk bisa memperoleh bunga bank 4% sampai 5%.

Tenor yang bisa dipilih biasanya dimulai dari 3 bulan sampai 36 bulan. Semakin lama Anda menyimpan uang di bank, dana Anda pun jumlahnya akan kian bertambah.

Sebagai informasi, Anda tidak diperkenankan mengambil dana sebelum waktunya. Jika hal itu Anda lakukan, Anda bisa mendapat denda dan tidak meraih bunga sebagai hak Anda.

Anda tinggal memilih bank yang menawarkan setoran yang jumlahnya bisa Anda jangkau. Pilih bank yang tidak mempunyai masalah menggelapkan dana nasabah. 

6. ORI

Satu lagi investasi untuk mahasiswa yang menghasilkan, yaitu Obligasi Ritel Indonesia atau biasa disingkat dengan ORI.

Obligasi ini dikeluarkan pemerintah melalui Kementerian Keuangan. Sifatnya berbeda dengan obligasi perusahaan karena di sini Anda hanya membutuhkan minimal Rp1 juta untuk membelinya.

Keuntungannya pun lebih tinggi dibandingkan deposito bank. Kupon yang Anda raih dimulai 4,5 %, tapi bisa naik ketika ekonomi negara kita memungkinkan untuk itu.

Pembayaran kupon dilakukan setiap bulan, jadi seperti mendapatkan gaji rutin. Hal ini akan dilakukan sesuai dengan tenor 2 tahun yang dimiliki ORI.

Risiko dari ORI adalah kemungkinan gagal bayar. Namun, sejauh ini pemerintah selalu menepati janjinya dalam membayar kewajibannya. Jadi, tidak perlu cemas.


Baca juga: Pentingnya Investasi di Usia Muda


Kesimpulan

Investasi untuk mahasiswa ini tidak akan berarti tanpa Anda langsung mengeksekusinya. Ketika Anda berani mengambil langkah pertama, langkah berikutnya pasti akan membawa Anda ke tujuan yang Anda inginkan. Jangan ragu untuk memulai selagi muda.



Artikel Terkait
image image
Artikel Baru