Bisnis

Pengertian Rasio Keuangan, Jenis, Rumus, dan Fungsinya

Pretty Angelia Wuisan-

09 Mar 2022

Pengertian Rasio Keuangan, Jenis, Rumus, dan Fungsinya

Pengertian rasio keuangan dan segala macam aspeknya patut dipahami oleh pebisnis karena punya pengaruh kuat terhadap kinerja perusahaan. Rasio keuangan akan membantu Anda untuk menciptakan keuangan perusahaan yang sehat.

Untuk lebih memahami rasio keuangan, di sini Anda akan mengetahui pengertian, jenis, fungsi, rumus, dan cara analisisnya.


Baca juga: Memahami Transaksi Keuangan Perusahaan dan Contohnya


Apa Pengertian Rasio Keuangan?

Pengertian rasio keuangan adalah rumus yang dipakai untuk mencari tahu tingkat kinerja keuangan milik perusahaan pada periode akuntansi tertentu dengan menggunakan data dan informasi keuangan yang ada.

Untuk menghitung analisis rasio keuangan dengan mudah, diperlukan data-data akurat yang dikumpulkan dan diolah terlebih dulu. Anda dapat mengambilnya dari laporan keuangan yang sudah jadi.

Rasio ini digunakan untuk petunjuk bagi perusahaan dalam menetapkan kebijakan-kebijakan terkait keuangan perusahaan yang sifatnya krusial. Oleh karena itu, akan selalu digunakan dan diperbarui mengikuti laporan keuangan terbaru.


Apa Jenis-jenis Rasio Keuangan?

Cakupan perhitungan rasio keuangan cukup luas. Bisa Anda lihat dari jenis rasio keuangan yang terdiri dari 4 jenis, yaitu:

  • Rasio Likuiditas
  • Rasio Aktivitas
  • Rasio Profitabilitas
  • Rasio Solvabilitas

1. Rasio Likuiditas

Jenis analisis rasio keuangan ini dipakai untuk mencari tahu kemampuan perusahaan dalam melakukan pembayaran kewajiban lancar atau utang jangka pendek.

Hal ini berkaitan dengan uang kas perusahaan. Tidak hanya aset, uang kas adalah bagian krusial yang harus selalu dipersiapkan perusahaan untuk keperluan jangka pendek.

2. Rasio Aktivitas

Rasio jenis ini berhubungan dengan aktiva perusahaan. Rumusnya bisa digunakan untuk mencari tahu apakah perusahaan mampu mengelola asetnya secara efektif dan efisien sampai memperoleh keuntungan atau tidak. 

3. Rasio Profitabilitas

Merupakan perhitungan keuangan perusahaan yang dilakukan untuk memahami seberapa banyak perusahaan mampu menghasilkan laba. Maka dari itu disebut juga dengan rasio laba.

Laba adalah salah satu indikator yang menunjukkan perkembangan perusahaan. Perusahaan yang berhasil meraih laba secara rutin dan meningkat setiap tahunnya adalah perusahaan dengan kinerja terbaik.

4. Rasio Solvabilitas

Contoh rasio keuangan ini biasanya digunakan untuk mencari tahu apakah perusahaan mampu membayar utang jangka pendek dan jangka panjangnya. 

Sebelum mengajukan utang, perusahaan wajib mencari tahu apakah mampu melunasi utangnya atau tidak menggunakan rumus ini.

Perusahaan sebenarnya wajar berutang karena itu menjadi salah satu cara untuk menyediakan modal. Namun, tentu saja utang-utang itu harus dibayar. 


Apa Fungsi Rasio Keuangan?

Selain pengertian rasio keuangan, Anda perlu tahu juga tentang fungsinya yang berkaitan dengan perkembangan perusahaan. Ini penjelasannya.

  • Mengukur kesehatan keuangan perusahaan
  • Sebagai penilaian untuk meraih pinjaman di bank
  • Mengetahui efektivitas penggunaan aset perusahaan
  • Referensi untuk melakukan audit internal
  • Mengukur potensi perusahaan untuk menghasilkan laba

1. Mengukur kesehatan keuangan perusahaan

Perusahaan harus tahu keuangan yang dimilikinya sehat atau malah sedang dalam kondisi yang mengkhawatirkan. Dengan begitu, perusahaan jadi bisa mengambil kebijakan tepat untuk mengatasi hal buruk.

Keuangan adalah bagian krusial perusahaan. Bahkan disediakan divisi sendiri untuk pengelolaan yang lebih baik. Rasio keuangan menjadi salah satu alat untuk mencapai hal itu.

2. Sebagai penilaian untuk meraih pinjaman di bank

Perusahaan tidak boleh sembarangan berutang tanpa mengetahui kemampuannya dalam melakukan pembayaran utang. 

Rasio keuangan menjadi perhitungan yang dipakai perusahaan untuk mengambil pinjaman di bank atau menundanya.

3. Mengetahui efektivitas penggunaan aset perusahaan

Untuk menghasilkan penggunaan aset yang efektif dan maksimal, perusahaan bisa menggunakan rasio ini. Contohnya pada tingkat efektivitas penggunaan mesin pabrik. Perusahaan bisa tahu mesin ini berfungsi secara baik atau tidak dengan membandingkannya bersama total produk yang dihasilkannya.

4. Referensi untuk melakukan audit internal

Besar rasio keuangan juga digunakan untuk audit internal perusahaan. Audit ini penting memastikan tidak ada kecurangan dalam keuangan perusahaan yang menyangkut divisi-divisi di dalamnya.

5. Mengukur potensi perusahaan untuk menghasilkan laba

Rasio keuangan juga digunakan supaya mengetahui potensi perusahaan untuk menghasilkan laba per periodenya. Dengan begitu, perusahaan akan semakin termotivasi untuk berkembang, mengeluarkan berbagai macam kebijakan untuk menaikkan kinerja perusahaan.


Berbagai Rumus Rasio Keuangan

Masing-masing rasio memiliki cabang rumus yang perlu Anda ketahui. Ini penjabarannya. 

  • Rumus Rasio Likuiditas
  • Rumus Rasio Aktivitas
  • Rumus Rasio Profitabilitas
  • Rumus Rasio Solvabilitas

1. Rumus Rasio Likuiditas

Rasio ini memiliki 3 jenis perhitungan yang dibedakan berdasarkan fungsinya. Ini penjelasannya.

  • Rasio kas: Merupakan rasio yang fungsinya menghitung kemampuan kas dan hal lain setara kas milik perusahaan untuk pembayaran utang jangka pendek. Utang sama dengan liabilitas.

Rumus: kas + setara kas / liabilitas jangka pendek x 100%

  • Rasio cepat: Merupakan rasio yang berfungsi mencari tahu apakah perusahaan mampu membayar utang jangka pendek menggunakan aktiva yang pencairannya mudah dengan mengabaikan persediaan.

Rumus: kas + setara kas + piutang / liabilitas jangka pendek x 100%

  • Rasio lancar: merupakan rasio yang fungsinya mengetahui apakah perusahaan mampu melunasi utang lancar dengan aktiva lancar yang dimilikinya. 


Rumus: aktiva lancar / utang jangka pendek x 100%

Catatan untuk Anda, semakin besar rasio yang dihasilkan, artinya semakin bagus juga likuiditas perusahaan.

2. Rumus Rasio Aktivitas

Rasio ini memiliki 6 jenis perhitungan berdasarkan fungsinya. Ini penjelasannya.

  • Perputaran total aktiva: Rumus ini dipakai ketika perusahaan ingin membandingkan penjualan perusahaan dengan total aset yang dimilikinya.

Rumus: penjualan / total aset x 100%

  • Perputaran persediaan: Rumus ini dipakai untuk mengetahui tingkat perputaran persediaan milik perusahaan terhadap penjualannya.

Rumus: hasil penjualan / persediaan perusahaan x 100%

  • Perputaran piutang: Rumus ini dipakai untuk membandingkan tingkat perputaran piutang perusahaan dengan penjualannya dalam suatu periode akuntansi tertentu.


Rumus: hasil penjualan / rata-rata piutang x 100% 

  • Perputaran modal kerja: Rumus ini dipakai untuk membandingkan aktiva lancar dikurangi utang lancar dengan penjualan, sehingga yang didapat adalah tingkat modal bersih.


Rumus: penjualan / modal bersih x 100%

  • Perputaran rerata tagihan: Rumus ini dipakai untuk mencari tahu waktu yang dibutuhkan perusahaan menerima piutang dari yang berutang.

Rumus: piutang x 365 hari / penjualan perusahaan x 100%

  • Perputaran aktiva tetap: Rumus ini dipakai untuk membandingkan penggunaan aktiva atau aset tetap milik perusahaan dengan penjualan perusahaan. 

Rumus: hasil penjualan / aset tetap x 100%

Catatan untuk Anda, semakin besar rasio yang dihasilkan, artinya semakin bagus juga aktivitas perusahaan dalam menghasilkan penjualannya.

3. Rumus Rasio Profitabilitas

Rasio laba mempunyai 7 rumus cabang yang perlu Anda ketahui. Ini penjelasannya.

  • Margin laba kotor: Rumus untuk mencari tahu kemampuan perusahaan menghasilkan laba kotor dalam bisnisnya. Perhitungannya menggunakan Harga Pokok Penjualan atau biasa kita kenal dengan HPP


Rumus: penjualan bersih - HPP / penjualan bersih x 100%

  • Margin laba bersih: Rumus untuk mencari tahu kemampuan perusahaan menghasilkan laba bersih. Penjualan neto adalah penjualan bersih.


Rumus: Laba bersih setelah pajak / penjualan neto x 100%

  • Operating income ratio: Rumus untuk mencari tahu kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba operasi yang belum dihitung dengan bunga dan pajak.

Rumus: penjualan bersih - HPP - (bunga + pajak) / penjualan neto x 100%

  • Earning power of total investment: Rumus untuk mencari tahu kemampuan perusahaan mengelola modal yang disimpan dan diinvestasikan yang dibandingkan dengan total aset. 

Rumus: laba sebelum bunga dan pajak / total aset x 100%

  • Return of Investment: Rumus ini dikenal juga sebagai ROI, digunakan untuk mencari tahu keuntungan yang diperoleh perusahaan untuk menutupi modal yang diinvestasikan.

Rumus: laba bersih setelah pajak / total aset x 100%

  • Return on Equity: Rumus ini dikenal juga sebagai ROE, digunakan untuk mencari tahu kemampuan perusahaan dalam meraih laba bersih yang dihadapkan dengan ekuitas.


Rumus: laba bersih setelah pajak / ekuitas x 100%

  • Return on Net Worth: Rumus ini dipakai untuk mengetahui kemampuan modal yang diinvestasikan menghasilkan laba bagi pemilik saham.


Rumus: laba bersih setelah pajak / jumlah modal x 100%

Catatan untuk Anda, semakin besar rasio yang dihasilkan, artinya semakin tinggi juga tingkat laba yang dihasilkan perusahaan.

4. Rasio Solvabilitas

Rasio ini mempunyai 2 jenis perhitungan yang berbeda. Begini penjelasannya.

  • Rasio utang terhadap aktiva: Rumus ini untuk mencari tahu aset perusahaan yang pembiayaannya dilakukan oleh kreditur. Semakin tinggi hasilnya, menandakan perusahaan punya utang yang besar dan harus segera diatasi.

Rumus: total utang / total aktiva x 100%

  • Rasio utang terhadap ekuitas: Rumus ini untuk mencari tahu rasio utang milik perusahaan dengan ekuitas yang harus diberikan pada pemegang saham.

Rumus: total utang / ekuitas x 100%


Cara Analisis Rasio Keuangan

Rasio keuangan memiliki 2 metode analisis yang biasa digunakan, yaitu:

  • Analisis common size
  • Analisis forecasting dan time series

1. Analisis common size

Analisis ini dipakai untuk menilai laporan keuangan. Biasanya digunakan oleh manajer keuangan untuk menghitung setiap rekening yang hadir pada neraca dan laporan laba rugi menjadi proporsi dari seluruh aktiva (untuk neraca) dan seluruh penjualan (untuk laporan laba rugi).

Analisis ini dapat menarik kesimpulan dampak setiap rekening laporan keuangan terhadap angka yang menjadi hasil akhir. Analisis ini biasanya digunakan untuk menganalisis 3 laporan krusial perusahaan seperti laba rugi, arus kas, dan laporan neraca.

2. Analisis forecasting dan time series

Sesuai dengan namanya, analisis ini digunakan untuk membandingkan laporan keuangan suatu perusahaan dari waktu ke waktu dan menjadi gambaran keuangan perusahaan di masa nanti.

Ada hal lainnya yang ikut dimasukkan juga ketika melakukan analisis ini, yaitu peraturan pemerintah yang berubah, perubahan kompetisi dalam usaha, dan perubahan teknologi.

Untuk melakukan analisis ini, perusahaan biasanya memanfaatkan 3 pendekatan, yaitu visual, statistik, dan ekonomi.


Baca juga: Manajer Keuangan: Pengertian, Tugas, dan Klasifikasi


Kesimpulan

Demikian pengertian rasio keuangan dan berbagai aspeknya yang bisa Anda ketahui. Perhitungan rasio keuangan termasuk mudah selama Anda sudah menyediakan data keuangan yang akurat. Jangan lupa untuk selalu mengecek keadaan keuangan bisnis Anda. 


Wujudkan Impian Usaha Kecil Anda dengan Dana dari Modal Rakyat

Anda punya keinginan mengembangkan UMKM yang sudah lama dijalankan? Untuk mudah meraih modalnya, ajukan saja pinjaman usaha di Modal Rakyat.

Modal Rakyat dapat menghubungkan Anda pada lender yang berminat ikut membangun usaha Anda dengan modal yang dimilikinya.

Ajukan pinjaman khusus usaha dari Rp500 ribu hingga maksimal Rp2 miliar. Bunganya pun kompetitif.

Modal Rakyat adalah P2P lending terpercaya karena sudah memperoleh izin OJK. Anda tidak perlu khawatir lagi dengan legalitasnya.



Artikel Terkait
image image
Artikel Baru